Konten dari Pengguna

Doa Setelah Membaca Surat Al-Kahfi yang Diamalkan di Hari Jumat

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa setelah membaca Surat Al-Kahfi. Foto: Unsplash/Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa setelah membaca Surat Al-Kahfi. Foto: Unsplash/Masjid MABA

Membaca Surat Al-Kahfi menjadi salah satu amalan yang dapat dikerjakan umat Islam di Hari Jumat. Untuk menyempurnakannya, dapat ditutup dengan doa setelah membaca Surat Al-Kahfi.

Dengan membaca Surat Al-Kahfi, seseorang akan diterangi cahaya. Sedangkan doa setelah membaca Surat Al-Kahfi berisi berbagai permohonan, seperti keselamatan, kesehatan, hingga fitnah dajjal.

Doa Setelah Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat

Ilustrasi doa setelah membaca Surat Al-Kahfi. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Surat Al-Kahfi adalah surat ke-18 dalam Al-Qur’an. Surat yang tergolong makkiyah ini terdiri dari 110 ayat. Di dalam Surat Al-Kahfi berisi tentang bermacam-macam fitnah dan cobaan, seperti fitnah harta, kekuasaan, ilmu, dan agama.

Surat Al-Kahfi sendiri menjadi salah satu bacaan yang disunahkan, yakni dibaca di Hari Jumat. Hal ini didasarkan hadis dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, ia akan diterangi dengan cahaya di antara ia dengan Kakbah.” (HR. Ad-Darimi no. 3450)

Selain itu, terdapat hadis dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim no. 3392, dan Al-Baihaqi no. 5792)

Setelah membaca surat tersebut dianjurkan untuk membaca suatu doa. Adapun doa setelah membaca Surat Al-Kahfi yang dikutip dari buku Al-Adzar Doa dan Dzikir dalam Al Quran dan Sunnah, Imam Nawawi (2015), yakni:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ اللهم صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

الْلَّهُمَّ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، وَالمَوَاهِبِ العِظَامِ، وَخَالِقِ الحَلَالِ وَالحَرَامِ، وَالمُوَفِّقِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ إِلَىٰ أَسْبَابِ وَمُوجِبَاتِ الاِ لْتِزَامِ ؛ نَسْأَلُكَ الْلَّهُمَّ أَنْ تُحْيِيَنَا عَلَىٰ الإِسْلَامِ، وَتُمِيتَنَا عَلَىٰ الإِيمَانِ، وَتُرَقِّيَنَا بَيْنَهُمَا فِي مَرَاتِبِ الإِحْسَانِ وَالإِيقَانِ وَالعِرْفَانِ ، يَا كَرِيمُ يَا مَنَّانُ

الْلَّهُمَّ ا حْفَظْنَا مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ، وا شْفِنَا مِنْ كُلِّ سَقَمٍ وَعِلَّةٍ، وَا غْفِرْ لَنَا كُلَّ مَعْصِيَةٍ وَزَلَّةٍ، وَثَبِّتْنَا عَلَىٰ الحَقِّ وَالمِلَّةِ، وَا جْعَلْ لَنَا مُذَكِّراً وَمُعِينًا مِنْ عِبَادِكَ الأَدِلَّةِ

وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَا قْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِينَ ، وَلا ضَالِّينَ ، وَلَا مُضِلِّينَ ، بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينِ

الْلَّهُمَّ ا عْصِمْنَا بِفَضْلِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَسِيخِ الدَّجَّالِ، وَمنْ سُوءِ الأَعْمَالِ وَفَسَادِ الأَحْوَالِ، وَفُضُولِ الأَقْوَالِ، وَا هْدِنَا لِمَا يُرْضِيكَ عَنَّا في كُلِّ حَالٍ، وَا خْتِمْ أَعْمَارَنَا بِالحُسْنَىٰ فِي خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ يَا ذَا الجَلَالِ

وَصَلَّىٰ ا للّٰهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِينَ

Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Allahumma sholli 'alaa sayyidina Muhammadin wa aalihi washahbihi wasallam.

Allahumma ya dzaljalaali wal ikraam, wal mawahibil 'izhami, wa khaaliqul halal wal harami, wal muwaffiq man yasyaa-u min 'ibadihi iilaa asbab wamujibaati iltizaam, nas aluka Alllahumma an tuhyiyana 'alaal Islami, watumitana 'alal Iimani, waturoqqiyana baynahuma fi maratib al Ihsaani wal iqaani wal 'irfaani, ya karim ya mannaan.

Alllahummhfazhnaa min kulli fitnatin mudhillah, wasyfina min kulli saqam wa 'illah, waghfirlana kulla ma'siyatin wazallah, watsabbitna 'alaa alhaqqi walmillati, waj 'allana mudzkkiraan wamu'inan min 'ibadikal adillah.

Wa idza aratta bi 'ibadika fitnatan faqbidna ilayka ghaira maftuunin, wala dhoolliin, wala mudhillin, bimannika wakaramika Ya Arhamar-Rahimiin.

Allahumma' shimna bifadlika min fitnatil masiihid-dajjal, waman suu-il a'mali wafasadil Ahwali, wafudhulil 'aqwali, wahdina lima yurdhik 'anna fi kulli haalin, wakhtim a'marana bilhusnaa fi khairi walafiyatin wasalamatin Ya Dzal-Jalaal.

Washalallahu 'alaa sayyidina wa nabiyyina Muhammadin, wa 'alaa alihi wa shahbihi wasallam, walhamdulillahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad, keluarga serta sahabat-Nya. Ya Allah, Zat yang memiliki keagungan dan Zat yang memiliki segala pemberian, Zat pencipta sesuatu yang halal dan yang haram, Zat yang menunjukkan jalan kepada hamba-Nya yang dikehendaki untuk melakukan sebab-sebab dan kewajiban-kewajiban.

Kami memohon kepada-Mu, agar diberi kehidupan di atas syariat Islam dan mengambil kehidupan kami di atas bimbingan keimanan dalam segala dimensi kebaikan, keyakinan, pengetahuan wahai Zat yang Maha Mulia dan Zat yang Maha menganugerahi.

Ya Allah, jagalah kami dari segala fitnah yang menyesatkan. Sembuhkan kami dari penyakit. Ampuni kami dari segala kedurhakaan dan kokohkanlah hati dan pendirian kami di atas jalan kebenaran dan agama. Jadikan kami orang yang senantiasa mengingat nikmat-Mu dan orang yang selalu memberikan bantuan untuk menunjukkan jalan kebaikan.

Selamatkanlah kami dari fitnah dan keadaan tidak sesat menyesatkan, dengan karunia-Mu wahai Zat yang paling mengasihi.

Ya Allah, jagalah kami dari fitnah dajjal dan berilah kami petunjuk untuk melakukan perbuatan yang Engkau ridai. Sudahilah umur kami dengan kebaikan dan dalam kebaikan serta kesehatan dan keselamatan wahai Zat yang Maha Agung.

Semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarga serta sahabatnya segala puji hanya milik Allah, pengatur alam semesta."

Baca Juga: 7 Keutamaan Membaca Al-Kahfi di Hari Jumat untuk Umat Islam

Demikian bacaan doa setelah membaca Surat Al-Kahfi yang diamalkan pada Hari Jumat. Semoga dengan membaca doa tersebut dapat menyempurnakan bacaan Surat Al-Kahfi dan mendapatkan keutamaan di dalamnya. (MZM)