Doa Setelah Salat Dhuha: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjalankan ibadah sunah seperti salat duha dapat menjadi bekal pahala di akhirat kelak. Agar menambah pahala, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa setelah salat dhuha.
Salat duha dapat dikerjakan setiap hari. Dengan mengerjakannya, umat muslim bisa mendapatkan pahala dan berbagai keutamaannya.
Bacaan Doa Setelah Salat Dhuha
Umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan ibadah sunah untuk mendapat pahala sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ada banyak ibadah sunah yang dapat dikerjakan. Seperti puasa sunah, salat tahajud, dan juga salah duha.
Tidak seperti tahajud, salat duha dilaksanakan saat Matahari telah naik dan batas akhirnya sebelum masuk salat zuhur. Dikutip dari buku Mujahadah di Siang Hari Meraup Pahala di Saat Sibuk, Yusuf (2018:83), salat duha hukumnya sunah muakkad, sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Setelah melaksanakan ibadah sunah tersebut, umat muslim dapat melanjutkannya dengan berdoa. Terdapat doa yang dianjurkan dalam kitab fikih mazhab Syafii, yaitu I’anatut Thalibin, Tuhfatul Muhtaj, dan Hasyiyatul Jamal. Adapun bacaan doa setelah salat dhuha yang dikutip dari situs jatim.nu.or.id sebagai berikut.
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
Arab-Latin: Allāhumma innad dhuhā’a dhuhā’uka, wal bahā’a bahā’uka, wal jamāla jamāluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka.
Artinya: “Wahai Tuhanku, sungguh duha ini adalah duha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu.”
Setelah itu, umat muslim dapat melanjutkan doa berikut.
اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا (مُعَسَّرًا) فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Arab-Latin: Allāhuma in kāna rizqī fis samā’i fa anzilhu, wa inkāna fil ardhi fa akhrijhu, wa inkāna mu’siran (mu‘assaran) fa yassirhu, wa in kāna harāman fa thahhirhu, wa inkāna ba‘īdan fa qarribhu, bi haqqi duhā’ika wa bahā’ika wa jamālika wa quwwatika wa qudratika. ātinī mā atayta ‘ibādakas shālihīn.
Artinya: “Wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Jika sukar atau dipersulit (kudapat), mudahkanlah. Jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah. Jika jauh, dekatkanlah dengan hak dhuha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang saleh.”
Kemudian, dianjurkan untuk membaca doa berikut.
اَللهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكُ أُقَاتِلُ
Arab-Latin: Allāhumma bika ushāwilu, wa bika uhāwilu, wa bika uqātilu.
Artinya: "Dengan-Mu, aku menerjang. Dengan-Mu, aku berupaya. Dengan-Mu, aku berjuang."
Terakhir, untuk menutup ibadah salat duha, umat muslim dapat membaca lafal berikut sebanyak 40 atau 100 kali.
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Arab-Latin: Rabbighfir lī, warhamnī, wa tub ‘alayya, innaka antat tawwābur rahīm.
Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku. Kasihanilah daku. Terimalah taubatku. Sungguh, Kau maha penerima taubat dan maha penyayang."
Baca juga: Sholat Dhuha Berapa Rakaat? Ini Tata Cara dan Keutamaannya
Demikian bacaan doa setelah salat dhuha yang dianjurkan bagi umat muslim. Semoga membantu ya. (FAR)
