Konten dari Pengguna

Doa setelah Wudhu: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Madrosah Sunnah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Madrosah Sunnah

Wudu merupakan salah satu ritual keagamaan yang sangat penting dalam Islam. Dalam pelaksanaannya terdapat doa setelah wudhu yang sebaiknya tidak dilewatkan.

Dengan melakukan wudu, Muslim dapat membersihkan diri dari hadas dan menjaga kesucian tubuh dan jiwa. Selain itu, wudu juga dapat membantu untuk lebih dekat dengan Allah Swt.

Daftar isi

Di bawah ini, terdapat bacaan tentang doa setelah wudhu dan doa-doa lainnya yang masih berkesinambungan seputar wudu dikutip dari quran.nu.or.id.

Doa Setelah Wudhu

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan

أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلٰهَ إِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Asyhadu allâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muḫammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnî minal mutathahhirîn(a)

Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih).

Doa Sebelum Wudu

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Nathan Dumlao

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

A‘ûdzu billâhi minas syaithânir rajîm. Bismillâhir raḫmânir raḫîm

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَنِعْمَتِهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا وَالْإِسْلَامَ نُورًا

Alḫamdulillâhi ‘alal Islâmi wa ni‘matihî. Walḫamdulillâhil ladzî ja‘alal mâ-a thahûran, wal islâma nûran

Artinya: Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya. Segala puji bagi Allah yang menjadikan air itu suci dan Islam itu cahaya.

رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُوْنَ

Rabbi a‘ûdzu bika min hamazâtisy syayâthîni, wa a‘ûdzu bika rabbi an yaḫdhurûn

Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu wahai Tuhanku dari kepungan mereka, (QS al-Mukminun ayat 97-98).

أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu an lâ ilâha illallâhu, wa asyhadu anna Muhammadan rasûlullâhi

Artinya: Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Doa Niat Wudu

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Gallery DS

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul wudlû-a li raf‘il ḫadatsil asghari fardlal lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta‘la

Doa Membasuh Kedua Telapak Tangan

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Alexander Grey

اَللّٰهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا

Allâhumma ihfadh yadi min ma‘âshîka kullihâ

Artinya: Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.

Doa Ketika Berkumur

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Cici Hung

اَللّٰهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ، اَللّٰهُمَّ اسْقِنِيْ مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا

Allâhumma a‘inni ‘alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqinî min haudli nabiyyika shallallâhu ‘alaihi wa sallam ka’san lâ adzma’u ba‘dahu abadan

Artinya: Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah, beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.

Doa Ketika Membersihkan Lubang Hidung

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Javad Esmaeili

Doa ketika membersihkan lubang hidung terdapat dua pembagian situasi untuk membacakannya, yaitu:

1. Ketika Menghirup Air ke Hidung

اَللّٰهُمَّ أَرِحْنِيْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ، اَللّٰهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِكَ

Allâhumma ariḫnî râiḫatal jannah. Allâhumma lâ taḫrimnî râiḫata ni‘amika wa jannâtika

Artinya: Ya Allah, (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmat-Mu dan wanginya surga-surga-Mu.

2. Ketika Mengeluarkan Air dari Hidung

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ رَوَائِحِ النَّارِ وَسُوْءِ الدَّارِ

Allâhumma innî a‘ûdzu bika min rawâiḫin nâr wa sû’id dâr

Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari busuknya bau neraka, dan dari buruknya tempat kembali.

Doa Ketika Membasuh Wajah

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Luca Florio

اَللّٰهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ

Allâhumma bayyidl wajhî yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh(un)

Artinya: Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.

Doa Ketika Membasuh Kedua Tangan

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Claudio Schwarz

Berikut ini doa yang dibaca saat membasuh masing-masing tangan:

1. Tangan Kanan

اَللّٰهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِيْنِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيْرًا

Allâhumma a‘thinî kitâbî biyamînî, wa ḫâsibnî ḫisâban yasîran

Artinya: Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.

2. Tangan Kiri

اَللّٰهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ

Allâhumma lâ tu‘thinî bi syimâlî, wa lâ min warâ-idh dhahrî

Artinya: Ya Allah, jangan Kauberikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan jangan pula diberikan dari balik punggungku.

Doa Ketika Mengusap Kepala

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Imani

اَللّٰهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّكَ

Allâhumma ḫarrim sya’rî wa basyarî ‘alân-nâri wa adhillanî taḫta ‘arsyika yauma lâ dhilla illâ dhilluka

Artinya: Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.

Doa Ketika Mengusap Telinga

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/PAN XIAOZHEN

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ

Allâhumma-j‘alnî minalladzîna yastami‘ûnal qaula fayattabi‘ûna aḫsanahu

Artinya: Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang terbaik dari ucapan tersebut.

Doa Ketika Membasuh Kedua Kaki

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Jonathan delange

Membasuh kaki hendaknya didahului kaki kanan sebelum kaki yang kiri

1. Kaki Kanan

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا، اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ

Allâhumma-j’alhu sa‘yan masykûran wa dzamban maghfûran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadamî ‘alash shirâthi yauma tazillu fîhil aqdâm

Artinya: Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.

2. Kaki Kiri

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ

Allâhumma innî a‘ûdzu bika an tanzila qadamî ‘anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmul munâfiqîn

Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir.

Ayat Al-Qur’an tentang Wudu

Ilustrasi doa setelah wudhu. Unsplash.com/Malik Shibly

Terkait ibadah ini, Allah telah menjelaskannya di dalam kitab suci Al-Quran, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْۤا  اِذَا  قُمْتُمْ  اِلَى  الصَّلٰوةِ  فَا غْسِلُوْا  وُجُوْهَكُمْ  وَاَ يْدِيَكُمْ  اِلَى  الْمَرَا فِقِ  وَا مْسَحُوْا  بِرُءُوْسِكُمْ  وَاَ رْجُلَكُمْ  اِلَى  الْـكَعْبَيْنِ  ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ  جُنُبًا  فَا طَّهَّرُوْا  ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ  مَّرْضٰۤى  اَوْ  عَلٰى  سَفَرٍ  اَوْ  جَآءَ  اَحَدٌ  مِّنْكُمْ  مِّنَ  الْغَآئِطِ  اَوْ  لٰمَسْتُمُ  النِّسَآءَ  فَلَمْ  تَجِدُوْا  مَآءً  فَتَيَمَّمُوْا  صَعِيْدًا  طَيِّبًا  فَا مْسَحُوْا  بِوُجُوْهِكُمْ  وَاَ يْدِيْكُمْ  مِّنْهُ  ۗ مَا  يُرِ يْدُ  اللّٰهُ  لِيَجْعَلَ  عَلَيْكُمْ  مِّنْ  حَرَجٍ  وَّلٰـكِنْ  يُّرِ يْدُ  لِيُطَهِّرَكُمْ  وَ  لِيُتِمَّ  نِعْمَتَهٗ  عَلَيْكُمْ  لَعَلَّكُمْ  تَشْكُرُوْنَ

Yâ ayyuhalladzîna âmanû idzâ qumtum ilash-shalâti faghsilû wujûhakum wa aidiyakum ilal-marâfiqi wamsaḫû biru'ûsikum wa arjulakum ilal-ka'baîn, wa ing kuntum junuban faththahharû, wa ing kuntum mardlâ au 'alâ safarin au jâ'a aḫadum mingkum minal-ghâ'ithi au lâmastumun-nisâ'a fa lam tajidû mâ'an fa tayammamû sha'îdan thayyiban famsaḫû biwujûhikum wa aidîkum min-h, mâ yurîdullâhu liyaj'ala 'alaikum min ḫarajiw wa lâkiy yurîdu liyuthahhirakum wa liyutimma ni'matahû 'alaikum la'allakum tasykurûn.

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur. (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 6)

Ayat ini memberikan petunjuk tentang persiapan yang harus dilakukan ketika seorang Muslim hendak melakukan sholat. Diantaranya yaitu cara menyucikan diri dengan berwudhu, tayamum, dan mandi.

Perintah sekaligus penjelasan wudu terdapat dalam ayat yang berbunyi:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu telah membulatkan hati hendak melaksanakan sholat, sedangkan kamu saat itu dalam keadaan tidak suci atau berhadas kecil, maka berwudulah, yaitu dengan cara basuhlah wajahmu dengan air dari ujung tempat tumbuhnya rambut kepala sampai ke ujung dagu dan bagian antara kedua telinga, dan basuhlah tanganmu sampai ke siku, dan sapulah sedikit atau sebagian atau seluruh kepalamu dan basuhlah kedua kakimu sampai kedua mata kaki.”

Pastikan untuk selalu membaca doa-doa wudu saat melakukan wudhu, agar dapat menjaga kesucian tubuh dan jiwa, serta lebih dekat dengan Allah Swt.

Dengan demikian, doa setelah wudhu merupakan bagian penting dari ibadah ini. Dengan membaca doa-doa wudu, seorang Muslim dapat memperoleh keberkahan dan kesucian dari Allah Swt. (Aya)

Baca juga: Doa Wudhu Lengkap: Arab, Latin, Artinya