Dzikir Harian Imam Ghazali: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Imam Ghazali adalah seorang ulama, ahli pikir, ahli filsafat Islam yang terkemuka dalam dunia Islam. Panduan dzikir harian Imam Ghazali yang menjadi salah satu kontribusi beliau untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. patut untuk diketahui.
Dalam kitab Ihya' Ulumuddin karya beliau, dijelaskan berbagai keutamaan amalan dzikir sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., membersihkan hati, dan mencapai kebahagiaan.
Panduan Dzikir Harian Imam Ghazali Yang Dapat Diikuti Umat Muslim
Dalam Islam, dzikir memiliki kedudukan yang sangat penting dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.
Mengutip laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (https://baznas.jogjakota.go.id/) tujuan dari dzikir adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., meningkatkan kesadaran diri dan keimanan, serta menguatkan hati dan pikiran.
Dzikir dapat dilakukan dengan berbagai macam doa atau kalimat-kalimat tertentu yang mengandung pujian atau permohonan kepada Allah Swt, seperti "Subhanallah" (Maha Suci Allah), "Alhamdulillah" (Segala puji bagi Allah), atau "La ilaha illallah" (Tiada Tuhan selain Allah).
Dalam kitab Mujarrabat Al-Dairabi Al-Kabir, Imam Ghazali memiliki amalan dzikir harian yang membuat beliau mendapatkan keberkahan, yakni:
فائدة: قال الغزالي رحمه الله تعالى ما حصل لي الفتوح والبركة الا بهذه الاوراد وهي ان تقول في يوم الجمعة يا الله الف مرة وفي يوم السبت لا اله الا الله الف مرة وفي يوم الاحد يا حي يا قيوم وفي يوم الاثنين لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم وفي يوم الثلاثاء تصلى على النبي الف مرة وفي يوم الاربعاء استغفر الله العظيم الف مرة وفي يوم الخميس سبحان الله وبحمده الف مرة
Artinya: “Faidah; Imam Ghazali berkata; Aku tidak mendapatkan futuh dan keberkahan kecuali dengan wirid-wirid ini. Yaitu di hari Jumat membaca; Yaa Allah, seribu kali, hari Sabtu membaca; Laa ilaaha illallah, seribu kali, hari Ahad membaca; Yaa hayyu yaa qayyuum, seribu kali, hari Senin membaca; Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim, seribu kali, hari Selasa membaca shalawat kepada Nabi SAW seribu kali, hari Rabu membaca; Astagfirullaahal ‘adzhiim, seribu kali, hari Kamis membaca; Subhaanallaah wa bihamdih, seribu kali.”
Untuk urutan tata caranya, rangkaian dzikir harian Imam Ghazali adalah sebagai berikut:
Jumat membaca يا ألله (Ya Allah) sebanyak 1.000 kali
Sabtu membaca لا اله إلا الله (Laa Ilaaha Illallah) sebanyak 1.000 kali
Minggu membaca يا حي يا قيوم (Ya Hayyu Ya Qayyum) sebanyak 1.000 kali
Senin membaca لاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيم (La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim) sebanyak 1.000 kali
Selasa membaca اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه وسلم (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim) sebanyak 1.000 kali
Rabu membaca استغفر الله العظيم (Astaghfirullahal adhim) sebanyak 1.000 kali
Kamis membaca سبحان الله العظيم وبحمده (Subhanallahil adhimi wa bihamdih) sebanyak 1.000 kali
Baca Juga: Dzikir Hari Senin 1000 Kali: Arab, Latin, dan Artinya
Demikian rangkaian dzikir harian Imam Ghazali yang dapat diamalkan oleh umat muslim. Rangkaian dzikir diatas cukup singkat sehingga mudah untuk diamalkan sehari-hari. (ARD)
