Dzikir Nabi Adam: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi Adam a.s. adalah nabi dan rasul pertama dalam ajaran Islam. Saat melakukan kesalahan, dirinya berdoa untuk memohon ampun dan bertobat. Doa ini bisa menjadi dzikir Nabi Adam a.s. untuk dilafalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Zikir ini terdapat dalam salah satu ayat Al-Qur’an. Jadi jika umat muslim lupa, Al-Qur’an bisa dibuka untuk membacanya.
Dzikir Nabi Adam A.S. untuk Memohon Ampun
Diceritakan bahwa Nabi Adam a.s. dahulu tinggal di surga bersama istrinya, Hawa. Selama berada di sana, Allah Swt. telah melarang keduanya untuk makan buah khuldi.
Namun, setan berhasil menggoda Hawa dan mengajak Nabi Adam a.s untuk memakannya. Hal ini disebabkan oleh kebencian setan setelah dirinya dikeluarkan dari surga karena kesombongannya sehingga menolak sujud kepada Nabi Adam a.s. atas perintah Allah Swt.
Karena kesalahannya ini, Nabi Adam a.s. diturunkan ke bumi bersama Hawa dengan keadaan terpisah. Setelah bisa bertemu kembali, keduanya berdoa untuk memohon ampun dan bertobat. Doa inilah yang juga dikenal sebagai dzikir Nabi Adam a.s.
Bacaan zikir tersebut ada di dalam Surah Al-A’raf ayat 23. Berikut bacaan ayat tersebut menurut quran.nu.or.id.
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ ٢٣
qâlâ rabbanâ dhalamnâ anfusana wa il lam taghfir lanâ wa tar-ḫamnâ lanakûnanna minal-khâsirîn
Arti: Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Jika ingin melafalkannya saat berzikir, maka umat muslim bisa menghilangkan kata qaalaa di bagian depan sehingga bacaannya menjadi sebagai berikut.
رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
rabbanâ dhalamnâ anfusana wa il lam taghfir lanâ wa tar-ḫamnâ lanakûnanna minal-khâsirîn
Arti: Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.
Baca juga: Dzikir Penghapus Dosa Sebanyak Buih di Lautan: Arab, Latin, dan Artinya
Itulah dzikir Nabi Adam a.s. untuk memohon ampun dan bertobat. Zikir tersebut dapat dipanjatkan dengan penuh penyesalan dan keinginan kuat untuk tak mengulangi kesalahan yang telah lampau agar Allah Swt. memberi ridha. (LOV)
