Dzikir Sholat Maghrib: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat Magrib merupakan salah satu dari lima waktu salat fardu yang memiliki keutamaan tersendiri. Setelah menunaikan salat Magrib, umat Islam sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan dzikir sholat Maghrib.
Zikir setelah salat merupakan bentuk penghambaan dan rasa syukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan. Selain itu, zikir juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, menenangkan hati, serta memperkuat iman.
Bacaan Dzikir Sholat Maghrib Lengkap dengan Artinya
Mengutip dari buku Dzikir Sebagai Kekayaan Kita Pedoman Dzikir dan Doa Sesudah Sholat, Ustadz Yusuf Mansur, (2020), banyak amalan yang dapat dibacakan setelah salat Magrib, misalnya seperti bacaan Allahumma ajirnii minan-naar. Bacaan ini bisanya diamalkan setelah salat, terutama saat berjamaah di waktu Magrib.
Untuk lebih lengkapnya, simak bacaan dzikir sholat Maghrib berikut ini.
1. Membaca Istighfar (3 Kali)
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullaahal-‘Azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwa al-Hayyul-Qayyuum wa atuubu ilayh
Artinya: Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.
2. Doa Keselamatan
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Allahumma antas salaam wa minkas salaam, tabaarakta yaa dzal-jalaali wal-ikraam
Artinya: Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kemuliaan.
3. Kalimat Tauhid
Arab:لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul-mulku walahul-hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
4. Ayat Kursi (Q.S. Al-Baqarah: 255)
Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latin: Allahu laa ilaaha illaa Huwal-Hayyul-Qayyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nawm, lahuu maa fissamaawaati wa maa fil-ardh, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmiHii illaa bimaa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal-ardh, wa laa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wa Huwal-‘Aliyyul-‘Azhiim.
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.
Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa pun tentang ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.
5. Membaca Surat-Surat Pendek (Masing-Masing 3 Kali)
Surat Al-Ikhlas (Q.S. 112)
Surat Al-Falaq (Q.S. 113)
Surat An-Naas (Q.S. 114)
6. Doa Perlindungan dari Api Neraka (3 Kali)
Arab: اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Latin: Allahumma ajirnii minan-naar
Artinya: Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.
7. Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Kalimat Tauhid
Subhanallah (33x)
Alhamdulillah (33x)
Allahu Akbar (33x)
Kemudian ditutup dengan:
Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul-mulku walahul-hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
8. Doa Penutup dan Selawat
Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Latin: Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
Baca juga: Dzikir untuk Orang Tua yang Sedang Sakit: Arab, Latin, dan Artinya
Melantunkan dzikir sholat Maghrib bukan hanya rutinitas ibadah, tetapi juga wujud ketenangan spiritual yang mampu memberikan kedamaian batin. Dengan membiasakan berzikir di waktu Magrib, hati menjadi lebih tenang dan hidup pun terasa lebih terarah. (RIZ)
