Konten dari Pengguna

Dzikir Tasbih: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dzikir tasbih. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Dzikir tasbih. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Towfiqu barbhuiya

Zikir sudah menjadi salah satu amalan utama dalam Islam. Tidak heran, karena memang menjadi cara untuk semakin dekat dengan Allah Swt. Dari sekian banyak macamnya, dzikir tasbih menjadi salah satu yang paling sering dibaca dan dikenal di kalangan umat Islam.

Kata tasbih sendiri asalnya dari sabbaha, artinya menyucikan. Jadi, saat seseorang bertasbih itu sedang menyatakan jika Allah Swt. itu Mahasuci, jauh dari kekurangan, dan tidak punya sifat-sifat baik yang tidak layak buat-Nya.

Bacaan Dzikir Tasbih dan Artinya untuk Dihafalkan Umat Muslim

Dzikir tasbih. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/indra projects

Mengutip dari situs jatim.nu.or.id, tasbih ini bukan sekadar bacaan yang cuma dilafalkan sebagai formalitas. Namun, punya makna yang dalam, serta juga untuk mendekatkan diri dan meningkatkan spiritualitas kepada Allah Swt.

Adapun bentuk dzikir tasbih yang umum diamalkan, dan keutamaannya juga luar biasa, sebagai berikut.

1. Versi Singkat

Arab: سُبْحَانَ اللهِ

Latin: Subhânallâhi

Artinya: Maha Suci Allah

2. Versi Lengkap

Arab: سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Latin: Subhânallâhi walhamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar, walâ haula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm.

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar; tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.

Bacaan ini mencakup lima unsur penting dalam akidah dan akhlak seorang muslim. Subhânallâh menunjukkan pengakuan atas kesucian Allah, walhamdulillâh sebagai bentuk syukur.

Lâ ilâha illallâh sebagai inti tauhid, Allâhu akbar menggambarkan kebesaran Allah, dan lâ haula walâ quwwata illâ billâh mengajarkan ketergantungan total kepada kekuatan Allah.

Dengan rutin mengamalkan bacaan tasbih ini, seorang muslim tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga ketenangan batin, kesadaran spiritual yang lebih tinggi, serta penguatan iman dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Baca juga: Dzikir setelah Sholat Fajar: Arab, Latin, dan Artinya

Itulah bacaan dzikir tasbih yang dapat diamalkan oleh umat muslim yang ingin mendapatkan keberkahan. Jadi, zikir ini sangat bagus menjadi bagian dari rutinitas harian setiap muslim sebagai bentuk tulus ke Allah Swt. (RIZ)