Jadwal Asyura dan Tasua: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Asyura dan Tasua adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan di bulan Muharam yang akan datang sebentar lagi. Untuk itu, umat muslim sangat perlu mengetahui kapan jadwal Asyura dan Tasua.
Setelah mengetahui jadwal puasa Asyura dan Tasua, umat muslim juga perlu mengetahui bacaan niat dari kedua puasa tersebut. Karena niat puasa adalah tekad hati untuk melakukan ibadah tersebut.
Inilah Jadwal Asyura dan Tasua di Bulan Muharam 1447 Hijriah
Bulan Muharam adalah salah satu dari empat bulan yang memiliki kemuliaan besar bagi umat muslim. Dalam bulan Muharam, ada dua hari paling menonjol yang biasanya dilaksanakan ibadah puasa sunah yaitu hari Tasua dan Asyura .
Mengutip buku Panduan Ibadah Puasa Wajib dan Sunnah, H. Ahmad Zacky, S.Ag, M.A (2024) Tasua berarti sembilan dan Asyura berarti sepuluh. Puasa Tasua dan Asyura adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal sembilan dan sepuluh bulan Muharam.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI (https://bimasislam.kemenag.go.id), 1 Muharam 1447 H jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025.
Dengan demikian jadwal Asyura dan Tasua adalah Puasa Tasua (9 Muharam 1447 H) hari Sabtu, 5 Juli 202 dan Puasa Asyura (10 Muharam 1447 H) hari Minggu, 6 Juli 2025.
Bagi umat muslim yang ingin melaksanakannya, berikut adalah niat puasa Asyura dan Tasua:
1. Niat Puasa Tasua (9 Muharam)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَسُعَاءَ سُنَّةً لِلَِّهِ تَعَالَى
Arab latin: Nawaitu shauma tasu'aa sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Tasu'a karena Allah Ta'ala."
2. Niat Puasa Asyura (10 Muharam)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَِّهِ تَعَالَى
Arab latin: Nawaitu shauma 'aasyuraa sunnatan lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."
Khusus puasa Asyura jangan sampai terlewatkan karena disebut dapat menjadi pelebur dosa setahun yang lalu. Keutamaan ini sendiri ada dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah RA:
"Sungguh Rasulullah Saw pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, kemudian beliau menjawab: Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat."
Baca Juga: Doa Asyura Dibaca Kapan? Ini Penjelasannya
Demikian jadwal Asyura dan Tasua serta bacaan niat puasanya. Semoga umat muslim dapat melaksanakan ibadah yang penuh keberkahan ini. (ARD)
