Konten dari Pengguna

Niat Puasa Sunnah Syaban dan Keutamaannya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Niat Puasa Sunnah Sya Ban, Foto: Unsplash/Nikola Stojadinovic.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Niat Puasa Sunnah Sya Ban, Foto: Unsplash/Nikola Stojadinovic.

Bulan Februari ini merupakan bulan Syaban. Di mana umat muslim dianjurkan untuk berpuasa. Niat puasa sunnah Syaban ini bisa digunakan sebagai panduan.

Bulan Syaban merupakan bulan yang penuh berkah, di mana umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunah. Puasa Sunnah Syaban memiliki banyak keutamaan, salah satunya sebagai persiapan sebelum datangnya bulan Ramadan yang penuh dengan ampunan.

Niat Puasa Sunnah Syaban

Ilustrasi Niat Puasa Sunnah Sya Ban, Foto: Unsplash/Nikola Stojadinovic.

Dikutip dari buku Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban karya Dra. Udji Asiyah, M.Si (2016: 83), bulan Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah yang terletak antara bulan Rajab dan bulan Ramadan.

Di tahun 2025 ini, bulan Syaban dimulai sejak 31 Januari 2025. Bagi umat muslim yang ingin menjalankan puasa sunah, maka perlu mengetahui bacaan niatnya. Berikut adalah niat puasa sunnah Syaban:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الشَّعْبَانِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shaumasy-syahrisy-sya'baani sunnata lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya berniat puasa pada bulan Syaban sunah karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Syaban

Ilustrasi Niat Puasa Sunnah Sya Ban, Foto: Unsplash/.shock.

Melaksanakan puasa di bulan Syaban merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim, karena memiliki berbagai keutamaan yang terkandung di dalamnya. Ada banyak keutamaan puasa Syaban, antaranya yaitu sebagai berikut.

1. Bulan Diangkatnya Amal Ibadah Umat Manusia

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya: "Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan." (HR Dawud dan an-Nasa'i. Ibnu Khuzaimah men-shahihkan hadits ini)

2. Terdapat Malam Nifyu Syaban

Pada tanggal 15 Syaban, terdapat malam Nisfu Syaban yang diyakini sebagai malam penuh rahmat dan ampunan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Rasulullah Saw. bersabda:

"Pada malam Nisfu Sya'ban, Allah turun ke langit dunia dan mengampuni segala dosa orang-orang yang memohon ampunan, kecuali orang yang musyrik atau orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah)

Baca Juga: Apa Itu Bulan Syaban? Ini Pengertian dan Keistimewaannya

Itulah niat puasa sunnah Syaban dan keutamaannya sebagai panduan. Puasa Syaban ini menjadi salah satu puasa sunah yang disenangi Rasulullah. (Umi)