Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat, Tata Cara, dan Doa Setelahnya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat sunah adalah ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat muslim. Ada banyak salat sunah yang dapat dilakukan. Seperti salat duha. Untuk melaksanakan ibadah tersebut, umat muslim wajib mengetahui tata cara dan niat sholat dhuha 2 rakaat.
Salat duha pelaksanaannya mirip dengan salat fardu. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengetahui bacaan niat dan tata caranya.
Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Caranya Lengkap
Salat duha adalah salat sunah yang dikerjakan pada pagi hari atau saat waktu duha. Dikutip dari Buku Saku Dirasat Islamiyah: Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Soleh, et al., (2022:76), waktu duha adalah waktu ketika Matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya hingga waktu zuhur.
Salat duha dikerjakan karena memiliki sejumlah keutamaan. Keutamaannya adalah semua urusan akan tercukupi, ibadah bernilai sedekah, dosa diampuni, dan sebagainya.
Salat duha dapat dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Berikut niat sholat dhuha 2 rakaat dan tata cara selengkapnya.
Membaca niat salat duha sebagai berikut.
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Arab-Latin: Ushalli sunnatadh Dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat salat sunah duha dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Takbiratul ihram
Membaca doa Iftitah
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca surah Asy-Syams
Rukuk
Iktidal
Sujud pertama
Duduk diantara dua sujud
Sujud kedua, kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
Takbiratul ihram
Membaca surah Al Fatihah
Membaca surah Ad-Dhuha
Rukuk
Iktidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua dan duduk membaca tasyahud akhir
Salam
Doa Setelah Salat Sunah Duha
Setelah menjalankan salat duha, umat muslim dapat melanjutkannya dengan berdoa. Adapun bacaan doanya sebagai berikut.
اللَّهُمَّ إنَّ الضُّحَى ضَحَاؤُك وَالْبَهَا بَهَاؤُك وَالْجَمَالُ جَمَالُك وَالْقُوَّةُ قُوَّتُك وَالْقُدْرَةُ قُدْرَتُك وَالْعِصْمَةُ عِصْمَتُك اللَّهُمَّ إنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضَحَائِكَ وَبِهَائِك وَجَمَالِك وَقُوَّتِك وَقُدْرَتِك آتِنِي مَا آتَيْت عِبَادَك الصَّالِحِينَ
Arab-Latin: Allahumma innad Dhuhaa Dhuha uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fathohhirhu, wainkaana ba’iidan faqorribhu, bihaqqi Dhuhaaika, wabahaaika, wajaamalika, waquwwatika, waqudrotika, aatini maa’ataita ‘ibaadakash-sholihiin.
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya waktu duha adalah duha-Mu, dan keindahan adalah keindahan-Mu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu.
Ya Allah apabila rezekiku berada di langit maka mohon turunkanlah, bila di Bumi mohon keluarkanlah, bila sulit mudahkanlah, bila jauh dekatkanlah, dan bila haram bersihkanlah, dengan haq duha-Mu, keindahan-Mu, kebagusan-Mu, kemampuan-Mu, kekuatan-Mu dan perlindungan-Mu, berikanlah kepadaku apa saja yang engkau berikan kepada hamba-hambamu yang saleh.”
Baca juga: Niat Sholat Safar Umroh dan Tata Cara Menjalankannya
Niat sholat dhuha 2 rakaat dan tata caranya dapat dihafalkan oleh umat muslim. Laksanakan salat sunah tersebut dengan rutin dan ikhlas agar mendapatkan keutamannya. (FAR)
