Pahala Shalat di Masjidil Haram Dibandingkan Masjid Lainnya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masjidil Haram adalah masjid yang memiliki kisah dan peranan besar bagi umat Islam. Sebab, pada masjid ini terdapat Ka’bah yang menjadi acuan kiblat umat Islam. Sehingga pahala shalat di Masjidil Haram jauh lebih tinggi dibandingkan masjid lainnya.
Tak mengherankan jika umat Islam berbondong-bondong agar bisa menunaikan ibadah salat di tempat ini. Bahkan umat Islam di Indonesia harus menunggu puluhan tahun agar bisa melaksanakan salat di Baitullah.
Pahala Shalat di Masjidil Haram
Masjidil Haram adalah masjid yang dibangun oleh Nabi Ibrahim as. bersama putranya Nabi Ismail as. Masjidil Haram juga merupakan masjid yang pertama kali dibangun. Allah Swt. berfiman:
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Ma’kah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Ali Imran: 96)
Hal ini membuat Masjidil Haram memiliki kedudukan tinggi dalam agama Islam. Bahkan pahala yang didapatkan umat muslim saat beribadah di Baitullah berlipat ganda jika dibandingkan dengan masjid lainnya, termasuk pahala salat.
Besarnya pahala shalat di Masjidil Haram yang dikutip dari laman kemenag.go.id adalah 100 ribu kali dibandingkan masjid biasa. Hal ini didasarkan pada sebuah hadis dari Ibnu Az-Zubair, Rasulullah saw. bersabda:
“Sekali salat di masjidku ini lebih utama daripada 1.000 kali salat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram dan sekali salat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100 kali salat di masjidku ini.” (HR. Ahmad 26:41-42 dan Ibnu Hibban 1620)
Dari hadis di atas, dapat diketahui bahwa menunaikan salat di Masjid Nabawi lebih utama 1.000 kali lipat dibandingkan dengan masjid lainnya. Sedangkan salat di Masjidil Haram lebih utama 100 kali dari Masjid Nabawi.
Dengan begitu, dapat diartikan bahwa menunaikan salah di Masjidil Haram lebih utama 100 ribu kali dibandingkan dengan salat di masjid lainnya.
Selain itu, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajji wal Umrah menjelaskan bahwa menunaikan ibadah lainnya di Kota Makkah akan dilipatgandakan.
“Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ibadah salat di Kota Makkah dilipatgandakan pahalanya. Demikian juga dengan semua jenis ibadah. Di antara ulama yang berpendapat seperti ini ialah Mujahid dan Ahmad bin Hanbal. Imam Hasan Al-Basri berkata, ‘[Pahala] puasa sehari di Makkah dilipatgandakan 100.000 kali. Sedekah satu dirham dikalikan 100.000. Setiap kebaikan diganjar 100.000 kali.’ Oleh karena itu dianjurkan memperbanyak salat, puasa, sedekah, tadarus Al-Qur’an, dan jenis kebaikan lain yang memungkinkan.”
Baca Juga: 13 Doa Bepergian agar Perjalanan Selamat dan Berkah
Dengan besarnya pahala shalat di Masjidil Haram yang didapatkan, tak mengherankan jika umat Islam berebut agar bisa pergi ke tempat istimewa yang satu ini. Sebab, akan sangat sulit untuk mendapatkan amalan serupa dan sangat beruntung bisa beribadah di Baitullah.(MZM)
