Perhitungan Zakat Fitrah Sesuai dengan Hukum Islam Lengkap dengan Dalilnya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perhitungan zakat fitrah adalah hal penting yang perlu diketahui bagi umat muslim. Hal ini karena dalam menunaikan zakat fitrah umat muslim perlu memperhatikan besaran zakat yang perlu dikeluarkan.
Tak hanya besaran zakatnya, umat muslim juga perlu mengetahui ketentuan waktu mengamalkannya. Sebelum mengetahuinya lebih lanjut, penting mengenal arti dari zakat dan zakat fitrah terlebih dahulu.
Perhitungan Zakat Fitrah Lengkap dengan Ketentuan Waktu Mengamalkannya
Mengutip dari buku berjudul Jika Sedekah Menjadi Lifestyle (Gaya Hidup), Bagenda Ali (2020:51), zakat adalah kewajiban harta yang spesifik karena harus memenuhi syarat tertentu dan juga dilaksanakan di waktu tertentu.
Terdapat beberapa jenis zakat dalam Islam, salah satunya adalah zakat fitrah. Jenis zakat fitrah ini termasuk zakat yang berlaku dan wajib untuk ditunaikan bagi tiap umat Islam.
Dalam menunaikannya, terdapat ketentuan khusus yang perlu diketahui umat muslim. Ketentuan mengenai amalan zakat fitrah dijelaskan dalam hadis yang berbunyi sebagai berikut:
فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى ، وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ
Artinya: "Rasulullah Saw. mewajibkan zakat fitrah dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi setiap muslim yang merdeka maupun budak, laki-laki maupun perempuan, anak kecil maupun dewasa. Zakat tersebut diperintahkan untuk dikeluarkan sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat Id." (HR. Bukhari, no. 1503 dan Muslim, no. 984)
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat beberapa ketentuan dalam membayar zakat, salah satunya adalah perhitungan zakat fitrah. Dalam hadis tersebut dijelaskan umat muslim diwajibkan membayar zakat fitrah sebanyak satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum.
Hal tersebut berarti umat muslim perlu membayar zakat dengan bahan makanan pokoknya sebanyak satu sho’. Ukuran satu sho’ tersebut setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter takaran beras. Jadi, setidaknya umat muslim perlu membayar zakat sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras.
Selain ketentuan jumlah, umat muslim juga perlu memperhatikan waktu menunaikan zakat yaitu sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Jika zakat ditunaikan setelah salat Idul fitri maka hukumnya tidak sah dan disebut sebagai sedekah biasa.
Baca juga: Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang Wajib Diketahui Umat Islam
Sekian pembahasan mengenai perhitungan zakat fitrah yang disajikan lengkap dengan ketentuannya. Informasi ini dapat membantu umat muslim dalam menunaikan zakat yang sesuai dengan ketentuan Islam. (DAP)
