Konten dari Pengguna

Sayyidul Istighfar: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya bagi Umat Muslim

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Sayyidul Istighfar, sumber gambar unsplash/Gr Stocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sayyidul Istighfar, sumber gambar unsplash/Gr Stocks

Sayyidul istighfar adalah bacaan doa yang memiliki keistimewaan tersendiri di antara doa-doa lainnya. Doa ini dianjurkan untuk memohon ampunan dari Allah Swt. Bacaan ini berisi penyerahan diri, pengakuan dosa, dan rasa syukur umat muslim kepada Allah Swt.

Istilah ini disebut juga dengan penghulu istighfar. Rasulullah menganjurkan agar umatnya mengamalkan bacaan ini, terutama saat pagi dan sore hari.

Bacaan Sayyidul Istighfar dan Artinya

Ilustrasi Sayyidul Istighfar, sumber gambar unsplash/Taliwang Mengaji

Sayyidul istighfar berisi makna taubat dan rendah diri di hadapan Allah Swt. Bacaan istighfar ini termasuk yang utama dan memiliki kedudukan paling agung.

Bacaan ini bernilai lebih mustajab dibandingkan lafadz istighfar lain. Hal ini dilihat dari segi keutamaan maupun tingkatannya. Mengutip buku Dahsyatnya Keajaiban Istighfar bagi Orang-orang Sibuk oleh Khairi Syekh Maulana (2017), bacaan penghulu istighfar yakni sebagai berikut:

Arab latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari).

Keutamaan Membaca Sayyidul Istighfar

Ilustrasi Sayyidul Istighfar, sumber gambar unsplash/Malik Shibly

Sayyidul istighfar mempunyai keutamaan yang luar biasa. Beberapa keutamaan lainnya dari kalimat istighfar tersebut yakni sebagai berikut.

1. Bentuk Sikap Patuh kepada Allah Swt.

Membaca istighfar adalah salah satu bentuk sikap patuh kepada Allah. Sebab, istighfar merupakan upaya memohon ampunan dan bentuk kerendahan diri di hadapan Allah. Orang yang membacanya akan tergolong sebagai hamba yang memperoleh petunjuk dari-Nya.

2. Salah Satu Jalan Masuk Surga

Membaca istighfar juga termasuk salah satu jalan masuk surga bagi umat muslim yang rutin mengamalkannya. Bacaan istighfar ini akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu, sehingga lebih mudah dalam menjangkau surga Allah.

Rasulullah Saw. bersabda:

"Sayyidul Istighfar adalah Allahumma Anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta. "Barangsiapa mengucapkannya di siang hari dengan meyakininya lalu dia mati pada hari itu sebelum sore hari, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya di malam hari dengan meyakininya lalu dia mati pada malam itu sebelum pagi, maka dia termasuk penghuni surga." (HR Bukhari).

Baca juga: Bacaan Dzikir setelah Sholat dan Artinya

Penjelasan terkait sayyidul istighfar di atas bisa diamalkan secara rutin. Dengan begitu, harapannya dapat menghapuskan dosa dan mempermudah jalan dalam menuju surga. (DLA)