Sunnah 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanggal 1 Muharam 1447 Hijriah akan jatuh pada tanggal 27 Juni 2025. Umat muslim dapat mengisinya dengan melakukan ibadah sunnah 1 Muharram.
Ibadah sunah yang dilakukan ini disarankan agar mat muslim mendapatkan keutamaan bulan Muharam yang sayang untuk dilewatkan. Karena menurut sebuah hadis, bulan Muharam adalah salah satu dari empat bulan yang disucikan.
Keutamaan Sunnah 1 Muharram dan Bacaan Doanya
Mengutip laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (https://baznas.go.id/), Muharam adalah salah satu dari empat bulan haram dalam Islam, yang artinya bulan yang dimuliakan dan dihormati. Empat bulan itu di antaranya Bulan Muharram, Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Rajab. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an:
"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram." (QS. At-Taubah: 36)
Keutamaan di bulan Muharam ini diantaranya memiliki puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam. Puasa ini memiliki keutamaan besar dalam menghapuskan dosa-dosa setahun yang lalu.
Kemudian seperti yang disebutkan sebelumnya, Muharam adalah salah satu bulan haram, yang berarti bulan ini dihormati dan setiap amal ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya.
Selain itu, amalan sunnah 1 Muharram lainnya adalah berdoa saat 1 Muharam yang disebut juga dengan doa awal tahun baru Islam. Bacaan doa tersebut adalah sebagai berikut.
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Arab latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Sunnah Senin-Kamis: Arab, Latin, dan Artinya
Demikian amalan sunnah 1 Muharram yang dapat dilakukan oleh umat muslim. Jangan sampai terlewatkan untuk ibadah di salah satu dari empat bulan haram dalam Islam ini. (ARD)
