Konten dari Pengguna

Teks Sholawat Badar yang Dapat Dipahami Beserta Maknanya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks Sholawat Badar. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Ashkan
zoom-in-whitePerbesar
Teks Sholawat Badar. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Ashkan

Teks sholawat Badar menjadi salah satu bentuk pujian kepada Nabi Muhammad saw. Selawat ini sekaligus doa yang kerap dilantunkan oleh umat muslim.

Umatu muslim sering melnatunkannya dalam berbagai kesempatan. Mulai dari pengajian, acara keagamaan, maupun perayaan Maulid Nabi.

Teks Sholawat Badar: Keindahan dan Makna Spiritualnya

Teks Sholawat Badar. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Masjid Pogung

Salawat Badar adalah salah satu karya sastra islami yang kaya akan nilai spiritual dan memiliki makna mendalam. Selawat ini menjadi salah satu bentuk pujian kepada Nabi Muhammad saw., sekaligus doa yang kerap dilantunkan oleh umat muslim.

Dikutip dari buku Shalawat Populer, Suhaidi dkk (2017), teks sholawat Badar pertama kali diciptakan oleh KH Ali Manshur dari Banyuwangi tahun 1960-an. Karya ini terinspirasi oleh kisah Perang Badar, sebuah peristiwa bersejarah dalam Islam.

Perang Badar adalah pertempuran pertama dalam sejarah Islam yang terjadi pada 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriyah. Dalam pertempuran ini, kaum muslimin yang jumlahnya kecil berhasil mengalahkan pasukan Quraisy yang jauh lebih besar.

Kemenangan ini dianggap sebagai bukti nyata dari pertolongan Allah kepada hamba-Nya yang taat dan berserah diri. Dari peristiwa tersebut, lahirlah selawat Badar yang menegaskan keyakinan bahwa dengan iman dan doa, pertolongan Allah pasti datang. Berikut adalah teks dari selawat Badar:

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Thoha Rosulillah

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah

Wabil Hadi Rosulillah

Wakulli Mujahidin lillah

Bi Ahlil Badri Ya Allah

Ilahi Sallimil Ummah

Minal ’Afaati Wan Niqmah

Wamin Hammin Wamin Ghummah

Bi Ahlil Badri Ya Allah

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Thoha Rosulillah

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah

Wabil Hadi Rosulillah

Wakulli Mujahidin lillah

Bi Ahlil Badri Ya Allah

Ilahi fil Waakrimna

Minaili Maqoolibil Minna

Wadhof’imasa ’Atin Anna

Bi Ahlil Badri Ya Allah

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Thoha Rosulillah

Sholatullah Salamullahi

‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah

Wabil Hadi Rosulillah

Wakulli Mujahidin lillah

Bi Ahlil Badri Ya Allah

Lirik-lirik dalam selawat ini dipenuhi oleh pujian kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pembawa risalah yang mulia. Selain itu, selawat ini mengandung doa agar umat muslim senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan oleh Allah Swt.

Selawat Badar juga mencerminkan semangat perjuangan, keikhlasan, dan kepasrahan total kepada Allah. Ini terlihat dari narasi lirik yang memohon pertolongan Ilahi serta memuliakan Nabi Muhammad saw. sebagai teladan utama dalam kehidupan.

Selawat Badar tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga memiliki berbagai keutamaan spiritual. Dengan melantunkan selawat ini, umat muslim diingatkan untuk selalu bersyukur atas segala nikmat.

Selain itu, selawat ini juga dapat memperkuat keimanan dan menjaga hubungan dengan Allah serta Rasul-Nya. Melantunkan selawat Badar juga diyakini dapat mendatangkan kedamaian hati, ketenangan jiwa, dan memperkuat ikatan persaudaraan.

Baca juga: Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah Rasulullah Saw.

Itulah penjelasan tentang teks sholawat Badar. Suasana kebersamaan yang tercipta saat melantunkan salawat ini menjadi bukti nyata dari nilai kebersamaan dalam Islam. (Gin)