Sepak Bola dan Impian

Mahasiswa Sastra Indonesia - Universitas Pamulang
Tulisan dari Bagus Andriyanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada kesempatan ini saya akan mencoba untuk membuat artikel yang berawal dari sepak bola dan impian, karena saat itu saya selalu bermimpi untuk bisa menjadi salah satu pemain utama dalam tim sepak bola kota Depok. Dengan segala upaya yang telah saya lakukan seperti, berlatih, mengikuti seleksi, dan mengikuti berbagai team sepak bola kampung agar saya dapat terus berlatih.
Banyak sekali cobaan yang saya dapatkan dalam meraih mimpi menjadi pemain resmi sepak bola, seperti cidera dan luka-luka ringan yang sering sekali saya alami pada saat latihan. Namun, saya tidak pernah mencoba untuk akhiri cita-cita yang saya sangat tekuni sejak kecil hingga sekarang. Karena, bagi saya semua itu adalah cobaan diantara pahit, pasti ada sedikit manis yang akan saya dapatkan.
Meskipun perjalanan menuju mimpi itu sangatlah sulit, sampai saat inin saya masih terus berlatih. Untuk suatu keseriusan dalam menggapai mimpi, tentunya tidaklah mudah seperti yang dikira. Kita harus mampu lalui berbagai cobaan dan masalah, yang tentunya tidaklah mudah untuk kita sebagai manusia yang penuh cita-cita. Namun usaha tidak akan menghiyanati hasil, pasti akan ada indah.
Karena itu, bersabarlah dalam meraih mimpi. Bukan saya mengajarkan kalian semua tentang kesabaran seperti saya, hanya saja saya selalu menempatkan berbagai masalah dengan keadaan tenang. Dalam sepak bola yang saya tahu, kita harus berkerjasama mulai dari penjaga gawang, pertahanan belakang, gelandang serang, sayap dan penyerang. Karena hal itulah team percaya akan kemenangan.
Jauh dari sebelumnya, saya sekarang adalah seorang mahasiswa di Universitas Pamulang. Tentunya, dengan cita-cita sebagai pemain utama sepak bola, saya pun terus berlatih dengan kerabat di kawasan Universitas dengan bermain sepak bola Futsal. Dengan sepak bola yang terkesan fomal, saya selalu menghadiri pertemuan pada malam selasa untuk bermain sepak bola Futsal.
Karena sebelumnya saya pun juga suka dengan bermain sepak bola futsal, sebelum masuk pendidikan di Universitas Pamulang. Dengan peran saya sebagai pemain penyerang dalam sepak bola, saya juga bisa menggantikan posisi pertahanan belakang. Karena pada situasi bermain sepak bola, kita di tuntut untuk bisa menggantikan posisi lain. Namun tidak menggantikan peran utama sebagai penyerang.
Besar harapan saya dalam sepak bola adalah, menjadi pemain terbaik yang dapat membawa tim menuju internasional dan membanggakan orang tua dan tanah air tercinta. Karena sepak bola bagi saya sudah menjadi prioritas utama dalam hidup saya, namun tidak mendahului orang tua. Karena orang tua lebih utama dalam hidup saya, dan juga semangat saya dalam meraih cita-cita sebagai pemain sepak bola.
Dengan adanya dukungan orang tua, saya mampu melewati masa-masa sulit dan berat dalam meraih cita-cita. Dengan tujuan kembali untuk orang tua, saya pun selalu rela berlatih dengan keras agar bisa membanggakan mereka. Inilah sedikit cerita yang dapat saya tuangkan, dengan besar harapan mimpi-mimpi itu dapat saya raih dikemudian hari dan mengingat artikel yang saya buat ini.
Dengan semua doa, dan dukungan keluarga terhadap saya. Insya Allah saya akan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik, dan selalu menjadin anak terbaik dikehidupan mereka. Meskipun saya tahu, saya sebagai anaknya sampai saat ini belum mampu memberikan yang terbaik dan membanggakan mereka seperti harapannya, setidaknya saya selalu berusaha untuk menjadi juara dihati mereka.
Kurang lebihnya mohon maaf atas penulisan artikel ini, jujur saya pun masih belajar dalam tahapan menulis. Saya tidak ada maksud untuk menggurui, terlebih saya pun masih butuh tanggapan kalian untuk saya bisa jadi lebih baik. Besar harapan kalian dapat memberikan semangat lewat komentar di bawah ini, atau kalian juga bisa bagikan untuk acuan semangat saya dalam menulis lebih baik.
Akhir kata, saya akhiri penulisan kali ini. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kita semua, dan bisa menjadi semangat dalam meraih sebuah cita-cita. Dengan kita belajar bersama, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan nikmat rejeki dari hasil yang kita raih. Tentunya kita harus selalu semangat dalam mengejar impian, meskipun tanpa dukungan di dalamnya.
