Konten dari Pengguna

Prototype SOBAT SIAP Dukung Asta Cita, SPBE, dan Satu Data Indonesia

Bahana Menggala Bara

Bahana Menggala Bara

An ordinary chap in an extraordinary quest of life.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bahana Menggala Bara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

“Inisiatif SOBAT (Sosial Budaya Terpadu KSBA Hub) merupakan upaya langkah konkret menuju integrasi aplikasi digital yang lebih efektif. Platform ini tidak hanya menyatukan data dan alur kerja dalam satu ekosistem, tetapi juga mendukung prinsip keterbukaan informasi, pemanfaatan teknologi, dan efisiensi internal.”

Fifi Aleyda Yahya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Komdigi.

Prototype SOBAT SIAP Dukung Asta Cita, SPBE, dan Satu Data Indonesia
zoom-in-whitePerbesar

Staf Dit. KSBA, Bahana Kembangkan Prototype “SOBAT SIAP” untuk Permudah Akses internal Informasi Sosial Budaya ASEAN

Jakarta — Staf Direktorat Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN (Dit. KSBA), Bahana Menggala Bara, melalui proyek perubahannya mengusulkan pengembangan prototype SOBAT SIAP, sebuah portal sederhana yang menyatukan akses ke berbagai aplikasi internal dan informasi dasar terkait kerja sama sosial budaya ASEAN.

Usulan ini muncul dari kebutuhan nyata akan akses informasi yang lebih cepat, terstruktur, dan mudah digunakan, terutama bagi pegawai baru maupun pegawai rotasi yang membutuhkan orientasi awal dalam waktu singkat.

Inisiatif SOBAT SIAP juga ditujukan untuk mendukung implementasi Perpres SPBE No. 95/2018 dan Perpres Satu Data Indonesia No. 39/2019, serta sejalan dengan pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama agenda reformasi birokrasi dan penguatan SDM berbasis teknologi. Portal ini memberikan nilai tambah melalui penyediaan informasi umum mengenai kerja sama ASEAN Pilar Sosial Budaya dalam satu titik akses.

Prototype dikembangkan dengan memanfaatkan infrastruktur yang tersedia di Pusdatin serta melibatkan masukan dari unit terkait. Upaya ini menjadi langkah awal pembenahan tata kelola informasi internal secara bertahap, realistis, dan berorientasi kebutuhan pengguna.