News
·
10 November 2020 14:32

Pentingnya Menjaga Semangat Guru di Jambi dalam PJJ

Konten ini diproduksi oleh Ahmad Syaiful Bahri
Pentingnya Menjaga Semangat Guru di Jambi dalam PJJ (90810)
Guru dilatih PJJ - Sejumlah guru SMP dan MTs di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dilatih menggunakan zoom tentang pembelajaran jarak jauh di masa pandemi corona. (Foto: Tanoto Foundation).
Sebagai upaya memberikan pemahaman dan pembekalan guru mengajar secara daring (dalam jaringan) di masa pandemi corona. Dinas Pendidikan Tanjab Timur Jambi menyelenggarakan diseminasi pembelajaran jarak jauh Program PINTAR Tanoto Foundation kepada 105 guru dari 16 SMP/MTs yang ada di Tanjab Timur.
ADVERTISEMENT
Tujuan kegiatan tersebut untuk memaksimalkan para guru dalam pembelajaran daring dan menciptakan materi serta media pembelajaran daring yang kreatif dan estetis.
“Pelatihan diseminasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bekerja sama dengan Tanoto Foundation sangat penting dilakukan, agar guru-guru kita mempunyai kesempatan yang sama untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan mengajar jarak Jauh divmasa pandemi Corona,” ujar Junaedi Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur, Selasa, (10/11/2020).
Menurutnya, pembelajaran secara daring aau online tidak sekadar memindahkan materi. Yang biasa diajarkan dengan sistem offline lalu dijadikan online.
Belum lagi, lanjut Junaedi, tidak semua guru mampu mengajar melalui daring. Konten materi dan bagaimana membangun ikatan emosional antara guru dan siswa menjadi hal yang perlu diperhatikan. Ia mengatakan, kemasan materi yang disampaikan guru harus menarik.
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, para siswa tak bosan mengikuti pembelajaran secara daring.
”Membuat video pembelajaran misalnya, tatap muka atau daring, jika materi dan medianya menarik, siswa tidak akan bosan,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Taufik, fasilitator daerah Tanoto Foundation mengakui pelatihan ini membuka wawasan guru bagaimana langkah-langkah dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, dengan MIKiR (mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi).
’’Selain MIKiR, ada MAU akronim dari mengondisikan, aktifkan, dan umpan balik. Dengan pertimbangan, walaupun pembelajaran jarak jauh siswa tetap aktif belajar,” terangnya.
Pelatihan ini juga membuka wawasan bagi para guru tentang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, seperti yang disampaikan Neneng, guru SMPN 22 Tanjung Jabung Timur. Ia mengaku mendapatkan wawasan setelah mendalami materi diseminasi PJJ.
ADVERTISEMENT
“Sangat bagus, kami diajak untuk menggunakan platform PJJ yang dikenalkan Tanoto Foundation, seperti zoom. Namun, bukan hanya, itu kami diajarkan bagaimana mengajar di masa pandemi corona tetap mendorong siswa aktif, itu yang penting,” pungkasnya.