Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Siswa SD di Jambi Buat Poster

Membaca dan Menulis
Tulisan dari Ahmad Syaiful Bahri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.
Sejumlah guru di pelosok tanah air memanfaatkan momen tersebut dengan mengajak siswa untuk peduli sampah.
Mengatasi masalah sampah di lingkungan tentu bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tugas bersama, termasuk membiasakan anak-anak peduli terhadap sampah.
Mereka perlu dibiasakan dalam mengelola sampah terutama di lingkungan mereka tinggal.
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk memberikan edukasi sejak dini tentang kepedulian terhadap sampah.
Seperti yang dilakukan Nurfaidah (35), guru sekolah dasar negeri 131 Kota Jambi dengan meminta siswanya membuat poster.
"Karena belajarnya masih daring kan, jadi mereka saya minta membuat poster," ujar Nufa yang juga guru mitra Tanoto Foundation, Minggu, (21/2/2021).
Setiap siswa membuat satu poster lalu diunggah di media sosial maupun sebagai status WhatsApp.
Selain meminta siswa membuat poster peduli sampah, para siswa juga diminta mengumpulkan sampah organik dan non organik selama di rumah.
"Ini sebagai edukasi bagaimana kita bisa memanfaatkan sampah, terutama yang masih bisa didaur ulang, apalagi hari ini bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional," tegasnya.
Manfaat pembuatan poster virtual peduli sampah dapat mengingatkan teman, saudara, orangtua bahwa mereka harus peduli terhadap keberadaan sampah.
Misalnya tentang pemanfaatan sampah untuk keperluan yang bernilai ekonomis, seperti membuat kompos yang terbuat dari sampah rumah tangga.
"Pesannya cukup singkat, kita harus peduli terhadap sampah," ujarnya.
Walaupun pembuatan poster ini berlangsung satu hari, tetapi sangat berkesan bagi Angga Danil Fadhlan (10).
Angga mengaku senang dengan membuat poster tersebut.
Kampanye melalui poster dirasakan Angga cukup efektif mengingat saat ini di masa pandemi.
"Saya senang bisa peduli, walaupun cuma mengajak teman melalui poster agar pedulu terhadap sampah," tuturnya.
