Konten dari Pengguna

Kisah Cobaan Tak Terduga Dari Pria Asal Ambon Dengan Uang 5.000 Rupiahnya

Bakri Tambipessy

Bakri Tambipessy

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bakri Tambipessy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah Cobaan Tak Terduga Dari Pria Asal Ambon Dengan Uang 5.000 Rupiahnya
zoom-in-whitePerbesar

foto: Googel

Begini ceritanya gaes,,!

Suatu hari, ‌ada seorang pria asal Ambon yang tinggal di desa poka kec. Teluk Ambon kab/ kota ambon Manise. singkat cerita si pria ini pergi bersama temannya ke mesjid Al-Fatah (salah satu mesjid raya terbesar di Maluku) dengan menggunakan angkutan umum (angkot), dari Poka dengan melintasi Tol Jembatan Merah Putih.

Biasanya harga angkot dari poka ke pusat kota Ambon atau dari pusat kota ke Poka adalah 5.000 rupiah.

Akhirnya mereka pun naik dan dalam selang waktu kurang lebih 30 menit kemudian, ditambah dengan hiruk pikuk kota Ambon yang semakin sore semakin macet, mereka akhirnya sampai di al-fatah. Tetapi karena si pria ini tidak punya ongkos akhirnya ongkos si pria itu di tanggung sama teman nya.

Keesokan harinya, stelah sarapan, si pria ini ingin balik ke rumahnya di poka. namun lagi-lagi masaalahnya si pria ini belum punya ongkos akhirnya, ongkos nya pun di tanggung lagi sama teman itu.

‌Si pria yg tadi di beri ongkos sebesar 5.000 rupiah dari tmanya itu langsung menuju ke terminal. Dalam perjalanan ke terminal si pria ini merasa pipis dan ingin buang air,. Aduh bahaya nhi "dengung si pria dalam hati,,". yah taulah di daerah perkotaan itu tak ada yang gratisan meskipun itu di wc sekalipun "pikir si pria, kalau misalkan dia ke WC yang berbayar bisa jadi ongkosnya akan berkurang".

singkat cerita akhirnya si pria itu memilih untuk ke wc umum yang biaya masuk per orang adalah 3.000 Rp, awalnya sudah ke mesjid namun semua pintu di tutup, entah cobaan apa hari itu, semua mesjid terdekat tak ada yg buka.

Akhirnya dengan segala pertimbangan si pria itu memilih untuk masuk di wc umum berbayar. ketika selasai, dan keluar dari wc, si pria itu langsung bernegosiasi denga si penjaga wc,

Abang..! "kata si pria itu" beta mau ke poka tapi beta ongkos pas 5 ribu bang, kalo beta bayar bararti ongkos nya tinggal dua ribu bang,, lain kali saja ya bang bisa ka bang.?. "Bertanya si pria dengan maksud ingin meyakinkan si penjaga.

Ado,, adik..! " kata si abang itu', beta baru jaga saja ini adik. masih pagi lai.. io sudah,,, biar seribu seng apa- apa.!! sini 5 ribunya nanti beta kasih kembali 4 ribu,, "kata si abang dengan wajah lesuh" .

Akhirnya dengan rasa kasihan sama si abang itu, si pria itu langsung memberikan uang 5 ribu nya dan ongkos yang tersisa hanya 4 ribu rupiah di tanganya.

Aduh gimana nih?" cemas si priaa itu sambil terus memikirkan cara lain".

oke, bgini saja. "seperti ada yang terpikirkan di benaknya"..

Singkat cerita tiba-tiba si pria itu langsung ke terminal angkutan HT. Besar (Nama salah satu Desa/negeri yang dijadikan sebagai nama angkot tujuan di kota Ambon) dan memulai aksinya yang sudah dipikirkan olehnya sejak tadi..

Tak lama kemudian terdengar sura teriakan.....

Poka - JMP......!!!! , Poka-JMP........!!! .

" teriak supir angkut memanggil para penumpang yang mau ke Poka tapi lewat JMP (Jembatan Merah Putih)"

,,, si pria itupun langsung menghampiri si supir dan mulai bernegosiasi sebagai jurus yang di pikirkanya sejat tadi. Kali ini, orang yang akan menjadi objek aksinya itu adalah om - om,. "jika tadi di WC adalah abang-abang, yang ini adalah om-om."

om.,!! ," kata si pria" beta mau ke Poka om, tapi beta ongkos cuman 4 ribu saja,,, . bisa ka??

oh bisa ade,..! "sahut om supir dengan menampiaskan senyumnya yg rendah diri kepada penumpang" .

Alhamdulillah baik sekali om supir ini, semoga rezeki beiau selalu bertambah,," kata si pria dalam hati",,.

Ade di Poka mana? Depok 5 ka?? " tanya si sopir meyakinkan, seperti pernah melihat si pria ini sebelumnya."

Oh ia Om,, beta di Depok 5, kok om tau?

oh ia,, kita kan satu lorong, beta di lorong janda dekat rumah makan mama Nani,,,!! " Sahut om supir sembari membakar rokok yang sudah di pegangnya sejak tadi'"

oh..ia..ia...om tau,,,, tau,,,

B E R S A M B U N G

Apa Pelajaran yang dapat di ambil dari sepenggal cerita di atas??