Titip Rindu Di Pulau "Marsegu"

Tulisan dari Bakri Tambipessy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto (Bakri Tambipessy)
Marsegu.... !!
Kau menjadi saksi di sore itu.
Sepoi-sepoi angin melambai dan berlalu.
Melebur bersama cerahnya langit dan suara gemuru ombak-ombak didepanku.
Semburat panjang jembatan Pulau Osi di depanmu.
Seakan kau memberi salam selamat datang di daerahku.
Marsegu..!!
Meskipun Pulau Osi dengan segalah keindahanya.
Namun bukan itu maksdku.
Asal kau tahu, hanya pesona bidadari merah jingga disampingku.
Diambangi hari-hari kemarin berlalu dan
di setiap ada waktu.
Dengan jalan-jalan yang penuh lika-liku.
Aduhai, suasana di depan pulau marsegu.
Jembatan membentang panjang.
Laut dengan dangkalnya.
Dan Langit dengan birunya.
Tapi jujur, pulau Osi ialah penghibur indah dari sang pencipta.
Untuk setiap insan yang ada di sana.
Aku ingin menitipkan rinduku bukan untuk siapa-siapa!.
Aku percaya padamu, kau saksi bisu bahagiaku.
menderas pantun dan sajak.
antara senang dan bahagia.
Seakan tak mau aku kembali pulang.
Sebab di sanalah, aku teringat kenangan manis bersamanya.
_Bakri Tambipessy_
