Sipir Wanita di Lapas Fakfak Kini Dibekali Senapan

Email: newsballeo@gmail.com

Aksi demo di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kembali bergejolak. Sejumlah fasilitas umum dibakar oleh massa, termasuk Pasar Sentral Tumburuni dan bangunan rumah.
hal ini membuat petugas Lembaga Pemasyarakatan Fakfak mulai melakukan antisipasi dengan membentuk pengamanan lapis dua. "Sejak kejadian di Manokwari saya sudah memberikan ultimatum kepada petugas kami dan juga briefing kepada para penghuni Lapas untuk tetap menjaga keamanan," kata Kepala Lapas Fakfak, Heru Tri Sulisyo, melalui pesan WhatsApp, Rabu (21/8).
Ia juga mengatakan telah berkoordinasi dengan polisi dan TNI untuk melakukan pengamanan objek vital, termasuk Lapas Fakfak.
"Ada pengamanan lapis satu khusus petugas Lapas pria berada di luar lapas sedangkan benteng terakhir petugas Lapas perempuan di dalam dan dilengkapi dengan senjata api," katanya.
Saat ini, Lapas Fakfak menampung 118 penghuni. Sementara, situasi di sekitar Lapas di jalan Letjen S. Parman Nomor 1, Fakfak Selatan, yang kebetulan berdampingan dengan Markas Komando Distrik Militer 1803/Fakfak masih nampak kondusif.
"Kami semua bertekad baik seluruh petugas maupun penghuni Lapas dengan belajar dari kejadian di Lapas Sorong semoga tidak terjadi di Fakfak," harap Heru. |Mohamad Adlu Raharusun

