Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bangkai Ikan Papua Barat Dikirim ke Lab di Jakarta

BalleoNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Dinas Perikanan Kaimana Gustaf Werfete, foto: Arfat
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Perikanan Kaimana Gustaf Werfete, foto: Arfat

Untuk memastikan penyebab matinya ratusan ekor ikan di kawasan laut Kampung Lobo dan Teluk Triton, Kabupaten Kaimana. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana pada Kamis 21 November 2019, telah mengirim sampel bangkai ikan yang ditemukan untuk diuji di Laboratorium di Jakarta.

"Kemarin sudah kita kirim sampel ikan untuk diuji di Jakarta, ikan itu kita bekukan dulu sebelumnya. Dan mungkin hari minggu atau senin, hasilnya sudah bisa diketahui," jelas Kadis Perikanan Kaimana Gustaf Werfete kepada Wartawan di Kantor Bupati Kaimana, Jumat (22/11).

Dikatakan, pihaknya belum bisa memberikan tanggapan yang lebih terkait dengan matinya ratusan ekor ikan ini. Namun pihaknya, berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya terkait dengan peristiwa ini.

Ikan yang ditemukan mati oleh petugas. Foto Istimewa

Sementara itu Kapolres Kaimana AKBP. Robertus A Pandiangan, ketika dikonfirmasi belum lama ini di ruang kerjanya, mengatakan jika pihaknya belum bisa mengambil langkah hukum terkait matinya ratusan ekor ikan ini. Karena menurutnya masih menunggu hasil uji Laboratorium oleh OPD terkait.

"Intinya kita bersabar, menunggu dari pemeriksaan laboratorium dari tim yang turun ke lokasi penemuan ikan ini. Intinya kalau ada perbuatan manusia, apakah itu dari bom ikan atau dari racun, kalau sampai ada unsur kesengajaan perbuatan manusia baru nanti kita proses secara hukum," tegasnya.