Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bantuan Tunai dari Pemerintah Mulai Disalurkan Polres Manokwari

BalleoNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota menyalurkan bantuan tunai warga di Polres Manokwari
zoom-in-whitePerbesar
Anggota menyalurkan bantuan tunai warga di Polres Manokwari

Penyaluran bantuan tunai tahap pertama telah disalurkan kepada pedagang kaki lima dan nelayan di Manokwari oleh polisi, berjumlah sekitar 119 orang dari 200 orang yang seharusnya mendapat bantuan tahap pertama.

"Jadi penyaluran bantuan tahap pertama per tanggal 21 Maret 2022 sebanyak 119 orang dari 200 orang. Kami salurkan ditahap pertama,"kata Waka Polres Manokwari, Kompol Agustina Sineri kepada media ini di Manokwari.

Ia mengaku,penyaluran bantuan tersebut mengalami kendala karena pengambilan data- data yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di lapangan. Kemudian data diserahkan kepada admin atau operator di Polres.

"Ada warga yang memiliki KTP di luar Kabupaten Manokwari. Ada dari Jawa dan ada dari Papua ini alamatnya tidak jelas. Karena data input berdasarkan KTP, sedangkan mereka ini KTP luar tetapi ada domisili di Kabupaten Manokwari,"ujarnya.

Waka Polres Manokwari, Kompol Agustina Sineri

Ia menambhakan, hal ini mengalami kesulitan dalam menghubungi mereka sesuai dengan undang yang dibuat. Ini pihaknya sudah berupaya mengantisipasi hal itu, dengan berupaya berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas supaya memberikan pengumuman.

"Walaupun mereka punya KTP di luar Manokwari, namun ketika data itu di input dan terverifikasi. Mereka berhak menerima apa yang menjadi hak mereka,"katanya.

Ia meminta kepada masyarakat mungkin merasa punya usaha dan punya KTP dan indentitas yang sudah disampaikan kepada Bhabinkamtibmas agar silakan datang ke Polres untuk menerima bantuan tersebut.

"Jadi silakan masyarakat yang menerima bantuan tersebut dipersilakan mendatangi polres untuk menerima bantuan dari pemerintah yang disalurkan oleh Polri dalam hal Polres Manokwari. Jadi bantuan itu sebesar Rp 600 ribu khusus bagi pedagang kaki lima, nelayan dan warung,"ungkapnya.

Warga mendatangi petugas memasukan data bantuan tunai

Ia melanjutkan, dari warga Pegaf hasil verifikasi baru 4 orang yang menerima bantuan. Data masuk sudah banyak namun itu secara bertahap dan bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat.

"Jadi kita bertahap, hari berikutnya bisa 200 orang lagi. Kami upayakan akan mendatangi Pegaf karana masyarakat tidak mungkin mau turun. Jadi sosialisasi sudah dilakukan melalui Bhabinkamtibmas karena mereka langsung komunikasi warga binaannya," tuturnya.

Dia berharap dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban bagi warga terdampak COVID-19. Dari data yang dihimpun sudah masuk sebanyak 2.702 penerima. Sedangkan sudah terverifikasi 2.252 orang. Sementara yang tidak terverifikasi ada 449 orang.

"Namun kita target hingga lebaran bisa mencapai 2000 orang yang menerima bantuan tersebut,"tandasnya. (**)