Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bendera Palestina Dibawa Saat Takbiran di Sorong Meskipun Dilarang

BalleoNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga membawa benderah Palestina saat malam takbiran di Kota Sorong. Foto: Jeje/balleo-kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga membawa benderah Palestina saat malam takbiran di Kota Sorong. Foto: Jeje/balleo-kumparan

Pawai takbiran di Kota Sorong, Papua Barat berlangsung meriah. Ribuan mobil dan sepeda motor, tumpah ruah di jalan kota sorong. Panitia hari-hari besar islam menerapkan aturan keras, dalam pelaksanaan pawai takbiran kali ini, seperti tidak membawa atribut yang dilarang negara, termasuk bendera negara lain. Meski dilarang, tetap saja ada peserta pawai, yang membawa bendera negara lain seperti Palestina.

Ribuan mobil dan sepeda motor, tumpah ruah di jalan-jalan utama kota sorong. Rombongan pawai takbiran dilepas Danlantamal XIV Sorong, Kolonel Marinir hermanto. Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kota Sorong, sejak seminggu sebelumnya, telah menyerukan kepada seluruh mesjid-mesjid di Kota Sorong, untuk terlibat dalam pawai takbiran kali ini.

Suasana malam takbiran di Kota Sorong. Foto: Jeje/balleo-kumparan

Wakil Ketua PHBI Kota Sorong, Muhamad Mufi Heba, ketika dikonfirmasi selasa malam, (04/05) di Lapangan Hocky Kota Sorong, menjelaskan pihaknya menerapkan aturan keras, dalam pelaksanaan pawai takbiran kali ini, seperti menggunakan knalpot racing, bagi pengendara sepeda motor, dan tidak membawa atribut yang dilarang negara, termasuk bendera negara lain. Meski dilarang, tetap saja ada peserta pawai, yang membawa bendera negara lain seperti Palestina.

"Semua kita himbau sejak satu minggu yang lalu, kita himbau untuk seluruh peserta dari mesjid-mesjid itu, tetapi juga ada ketentuan, tidak menggunakan knalpot racing terutama kendaraan roda dua, dan juga tidak membawa atribut-atribut yang dilarang oleh negara seperti atribut bendera-bendera negara lain,"Jelasnya.

Tidak nampak penjagaan ketat aparat keamanan saat pawai takbiran. Aparat kepolisian dan TNI, hanya mengatur arus lalu lintas, agar tidak macet di perempatan-perempatan jalan.

Pewarta; Jeje