Bernard Sagrim: Pemekaran Papua Barat Daya Basisnya Harus Orang Asli Papua
·waktu baca 2 menit

Tolak menarik soal ibu kota Calon Provinsi Papua Barat Daya terus disuarakan. Kendati pun kepastian kehadiran Daerah Otonomi Baru Calon Provinsi Papua Barat Daya masih terus bergulir dan dalam tahapan proses, calon ibu kota dari DOB provinsi baru sudah diperbincangkan.
Mantan Bupati Maybrat, Bernard Sagrim yang juga masuk dalam tim pemekaran angkat bicara. Menurutnya, titik berat dari pemekaran DOB Calon Papua Barat Daya adalah basisnya harus Orang Asli Papua.
"Itu sudah komitmen Pemerintah Pusat, tidak ada tawar menawar. Pemekaran itu harus berada pada kepentingan dan basis OAP supaya OAP bisa mudah mengakses ke pusat pemerintahan untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik," tegasnya.
Supaya, katanya OAP bisa dengan leluasa menikmati kebijakan pemerintah melalui dana Otusus karena tepat sasaran dan masyarakat OAP bahagia dan sejahtera.
Disebutkan, ibu kota Provinsi Papua Barat Daya sudah jelas dan pasti di Kota Sorong sesuai dengan pembicaraan terbatas antara pimpinan kementerian lembaga termasuk DPR RI Komisi 2 dengan tim pemekaran. Mengapa, katanya karena daya dukung dari segala hal, Kota Sorong untuk sementara layak jadi ibu kota.
"Terlepas dari siapa nanti gubernur definitif kemudian dengan berbagai kajian dan ingin memindahkan ibu kota, itu terserah namun yang pastinya harus berada persis di basis OAP," pungkasnya.
Reporter: Vini
