Bunga Bangkai Ditemukan di Halaman Rumah Warga Kota Sorong

Keluarga Maklon Maniburi,dikagetkan dengan sebuah bunga yang mirip dengan bunga raflesia tumbuh di depan halaman rumah. uniknya tunas bunga ini sangat kuat sehingga mampu menjebolkan lantai dihalaman rumah.
Ternyata bunga ini dalam bahasa latin disebut bunga, amorphophallus atau dalam bajasa Indonesia lebih dekenal dengan bunga bangkai, karena saat mekar bunga ini mengeluarkan bauh bangkai yang cukup menyengat.
Menurut keterangan Maklon Maniburi, sejak dua hari belakangan ini, terus memantau proses perkembangan bunga tetrsebut. Dirinya juga menceritakan lima tahun lalu tepatnya 2009, pernah terjadi dengan diameter bunga yang lebih besar.
Maklon menambahkan, proses tanaman ini hingga menghasilkan bung memakan waktu kurang lebih satu tahun, dan anehnya sebelumnya tanaman ini tumbuh layaknya seperti bunga lainnya, namun untuk menghasilkan bunga tanaman ini harus mati dan membusuk kemudian mengeluarkan bunga, dan ini cukup langkah di Kota Sorong.
"Bunga bangkai merupakan bunga raksasa yang memiliki tongkol, dan pelindungnya yang mekar disebut braktea, bunga bangkai ini sangat berbeda dengan bunga rafflesia, meskipun sama-sama mengeluarkan bau bangkai, bunga rafflesia merupakan tumbuhan parasit yang hanya bisa hidup bergantung dari pohon induknya, sementara itu bunga bangkai ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri, sehingga bisa mencari makan sendiri ," ujar Maklon, Jumad (7/6).
Bunga ini memiliki tinggi mencapai dua koma lima meter dengan lebar satu koma lima meter pada saat sudah mekar dan berkembang biak lebih mudah menggunakan biji.
Penemuan jenis bunga tersebut membuat pihak Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA)Sorong pada Jumat (7/6) sore terjun langsung untuk meninjau lokasi adanya temuan bunga sejenis rafelsia, yang mekar di pekarangan rumah Maklon Maniburi.
Darih hasil pengamatan BKSD bunga ini dikategorikan sebagai bunga raksasa jenis amurpohpalus atau lazim dikenal dengan bunga bangkai. Namun belum bisa digolongkan jenis mana karena di indonesia terdapat 22 jenis bunga amurpohpalus.
"Bunga bangkai ini, sudah terdaftar di BKSDA Sorong, dan pohonnya banyak ditemukan di papua barat, namun baru kali ini ditemukan bunga yang mekar," ujar salah satu tim BKSDA.
Pihak BKSDA akan membiarkan bunga ini untuk hidup dihabitatnya, karena jika dipindahkan maka bunganya akan layu dan mati.
Tidak ada efek samping dari bau bangkai dari bunga ini, sehingga bagi warga yang menemukan adanya bunga ini, untuk tetap menjaga karena sangat langkah.
Pewarta: Ama Lembata
Editor: Paul
