Imbas Penganiayaan, 2 Kelompok Pemuda di Kota Sorong Saling Serang

Dua kelompok pemuda di Kota Sorong, Papua Barat, saling serang dengan menggunakan senjata tajam (sajam), Kamis malam (10/9). Berdasarkan informasi yang dihimpun Balleo News, aksi saling serang yang mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIT ini, dipicu oleh adanya penganiayaan yang diduga dilakukan oleh beberapa pemuda yang tinggal di kompleks rumah papan, kepada salah satu sopir angkutan umum jalur Sorong-Aimas pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIT.
Di mana korban yang merupakan sopir, mengalami luka yang cukup parah di kepala bagian belakang, akibat terkena sabetan alat tajam dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sele Be Solu.
Informasi yang dihimpun media ini, awalnya korban sedang memarkirkan mobil angkutan umum yang dikendarainya. Namun pada saat memundurkan mobilnya, korban tidak sengaja menyenggol orang yang ada di belakang mobilnya. Akibat itulah maka korban yang merupakan sopir, langsung dianiaya oleh beberapa kelompok pemuda dengan menggunakan senjata tajam.
Aksi saling serang antara dua kelompok pemuda ini, sebenarnya sudah terjadi dari Kamis siang. Beruntung aparat kepolisian langsung bergerak cepat untuk membubarkan massa dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), di Jalan Basuki Rahmat tepatnya depan MAN Model Sorong.
Karena masih tidak terima atas penganiayaan yang menimpa temannya, kelompok pemuda yang kebanyakan tinggal di seputaran kilo dan Aimas kembali menyerang pemuda yang ada di Kompleks rumah papan seputar Pasar Sentral Remu.
Akibat aksi saling serang tersebut, arus lalu lintas baik dari arah kilo menuju remu dan sebaliknya, menjadi macet akibat semua kendaraan yang sedang melintas langsung berputar arah. Aparat kepolisian yang dilengkapi tameng langsung berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian. Hingga malam ini, situasi di sekitar TKP masih tegang dan memanas, kedua kelompok pemuda masih berjaga-jaga dengan membawa sajam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
