Bupati Sorong Launching Buku Biografi Berjudul 'Pemimpin yang Melayani'

Pemimpin yang Melayani merupakan judul buku biografi dari DR Johny Kamuru, Bupati Kabupaten Sorong, Papua Barat yang resmi diluncurkan, pada Senin (15/2/2021). Launching buku biografi Bupati Sorong yang berlangsung di Aimas Convention Center (ACC) ini, tampak dihadiri sejumlah kepala daerah diantaranya Wali Kota Sorong Lambert Jitmau, Bupati Kabupaten Tambrauw Gabriel Assem serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sorong.

Buku ini merupakan kesaksian hidup dari DR Johny Kamuru, SH, M.Si tentang nilai-nilai hidup, mukjizat dan kebaikan-kebaikan Tuhan yang telah dialaminya. Bagi Bupati Kabupaten Sorong periode 2017-2022 ini, semua peristiwa, musibah, kejatuhan dan kebahagiaan adalah bagian dari proses membentuk diri yang lebih baik.
"Sebagai bentuk rasa syukur pada kehidupan, pada usia yang ke-50 saya ingin mempersembahkan buku ini kepada masyarakat Papua, kepada generasi muda dan juga kepada tanah kelahiran saya Sorong. Sebuah daerah di Papua Barat dimana seluruh gerak saya bermuara dan menjadi tujuan dari semua cita-cita saya," ungkap Johny Kamuru dalam launching buku biografinya.
Menurut Johny, dirinya menghadirkan kisah hidupnya yang lengkap dalam buku biografi, lantaran dirinya sangat mencintai sejarah yang telah membentuk karakternya hingga saat ini. "Ini adalah kisah apa adanya tentang keluarga saya, tentang orang-orang Papua yang berjuang merebut apa yang diciptakannya. Ada doa, keyakinan, cinta, tawa, tangis, kesedihan dan kebahagiaan. Semua rasa itu, membentuk dan mengajarkan saya bagaimana mendidik diri sendiri untuk meraih mimpi," ujarnya.
Dalam biografinya, Johny Kamuru menceritakan kalau dirinya merasa sangat bersyukur karena dilahirkan dari orangtua yang sangat disiplin dan tegas khususnya menyangkut pendidikan. "Saya bersyukur memiliki mama dan bapak yang memiliki bakat kecerdasan alami. Apa yang saya dapat dan raih hari ini, semua berkat doa dari kedua orangtua saya," tuturnya.
Selain itu, dalam buku biografi sebanyak 352 halaman ini juga menceritakan tentang perjalanan karirnya. Yaitu mulai dari menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), sampai bisa menduduki jabatan sebagai Bupati Sorong periode 2017-2022.
"Pesan yang paling saya ingat dari mama dan bapak yaitu pada setiap kesuksesanmu, ada kebaikan orang lain. Saya merasakan itu, pada perjalanan karir saya sebagai pegawai negeri sipil hingga menjadi bupati, karena ada kebaikan banyak orang," aku Johny.
Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sambung Bupati Sorong, adalah sebuah pilihan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi pada pekerjaan dan pimpinan. Sebab Pegawai Negeri adalah menjadi abdi negara dan abdi masyarakat. Sehingga sekecil apapun tugas itu, dirinya selalu patuhi dan menjalankannya dengan optimal.
"Ini adalah prinsip utama yang saya pegang sebagai seorang pegawai negeri. Saya percaya bahwa semua peristiwa kecil atau besar, yang membahagiakan ataupun tidak sesungguhnya memiliki pesan penting untuk masa depan," tegas Bupati Sorong periode 2017-2022.
Sementara itu, Ayu Arman yang merupakan penulis buku biografi Pemimpin Yang Melayani menyatakan, proses pembuatan buku ini hanya memerlukan waktu sekitar 4 bulan dimasa pandemi COVID-19.
"Selama pembuatan buku biografi ini, saya bersyukur sekali karena tidak ada kendala. Keterbukaan dari bapak Bupati Sorong yang mau menceritakan semua tentang kisah hidupnya, sangat membantu penulis dalam membuat narasi buku," akunya.
Ditambahkan Ayu, selama menulis buku biografi Pemimpin Yang Melayani, ada tiga hal yang paling berkesan dari Bupati Sorong Johny Kamuru. Yaitu tentang keyakinannya akan kuasa Tuhan dan keyakinan akan kekuatan memberi.
"Dua keyakinan itu menjadi sebuah berkat yang nyata dalam kehidupan bapak Johny Kamuru, karena ada hati yang tulus di dalamnya. Kemudian bapak Jhony Kamuru memiliki komitmen dan konsistensi yang sangat kuat, dalam memilih jalan kebaikan. Dan yang paling utama adalah bapak Johny Kamuru tidak pernah melupakan jasa orang-orang dalam kehidupannya, ini saya buktikan ketika mewawancarai bapak Johny Kamuru," pungkasnya.
