Kumparan Logo
Konten Media Partner

Daftar 17 Korban Tewas Pembakaran Diskotek di Sorong: 14 di Antaranya Karyawan

BalleoNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampak depan diskotek Double O usai dibakar massa, foto: Yanti/Balleo News
zoom-in-whitePerbesar
Tampak depan diskotek Double O usai dibakar massa, foto: Yanti/Balleo News

Sebanyak 17 orang terjebak di lantai dua gedung diskotek Double O Kota Sorong, Papua Barat, ketika massa membakar tempat tersebut pada Selasa dini hari (25/1). Ke-17 orang ini tewas di tempat. Berikut identitas mereka:

1. Mimi (perempuan), Dancer

2. Afifa (perempan) Bandung, Dancer

3. Rista (perempuan), Kalimantan, Dancer

4. Ami (perempuan), Medan, Vokalis

5. Meilan (perempuan), Dayak, Vokalis

6. Kris (laki-laki), Surabaya, Vokalis

7. Dezra (laki-laki), Surabaya, Gitaris

8. Yanra (laki-laki), Surabaya, Bass

9. Soni (laki-laki), Surabaya, Drummer

10. Kleo Indah (perempuan), Padang, DJ

11. Klara (perempuan), Bandung, LC

12. Fikram (laki laki), Sorong, Bartender

13. Ica (perempuan), Sorong, Waitress

14. Nanin (perempuan), Bandung, Dancer

15. Edith Tri Putra (laki-laki), Pengunjung: pekerjaannya supplier minuman

16. Ferman syahputra, Pengunjung: pekerjaannya supplier

17. Ridwan dodoh, Pengunjung: pekerjaannya supplier

Tampak 7 kantong berisi jenazah yang berhasil dievakuasi dari lantai dua THM Double O

"Berdasarkan data yang kami dapat dari pengelola, 14 jenazah tersebut memang merupakan karyawan. Yakni ada yang pemain band, vokalis dan dancer. Sedangkan tiga jenazah lainnya adalah pengunjung," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi saat ditemui di kamar jenazah RS Sele Be Solu, Kota Sorong, Selasa (25/1).

Dikatakan Adam, meskipun identitas 17 korban sudah diketahui, namun nama-namanya bukan nama asli mereka melainkan nama panggung yang digunakan.

"Nama-nama korban yang ada di kami masih nama-nama panggung. Kami masih mencari identitas asli mereka dari KTP untuk memastikan nama aslinya, sehingga bisa menghubungi pihak keluarga," ujarnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, foto: Yanti/Balleo News

Terkait proses identifikasi 17 jenazah, sambung Adam, Kapolda Papua Barat sudah berkoordinasi dengan Kabes Dokkes Mabes Polri untuk mengirim Tim DVI ke Sorong.

"Hari ini berangkat 5 orang dari tim DVI Mabes Polri untuk mem-backup dan mencari tahu identitas daripada 17 jenazah korban yang terbakar di dalam diskotek Double O. Mengingat kondisi para korban hangus terbakar, sehingga kita mengirimkan tim DVI," tandasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat posko ante mortem di rumah sakit sampai selesai proses identifikasi 17 korban tersebut.

Ada 1 Korban Tewas Akibat Pembacokan

Di luar insiden pembakaran, terdapat 1 korban tewas akibat pembacokan. Lokasinya berada di depan diskotek Double O. Dengan ditambah korban ini, maka total korban tewas menjadi 18 orang.

kumparan post embed