Kumparan Logo
Konten Media Partner

Ditpolairud Polda PB Ajak Warga Pulau Raam Jauhi Penggunaan Bahan Peledak

BalleoNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ditpolairud Polda Papua Barat gelar Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia bersama seluruh masyarakat Pulau Raam, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Kamis (18/8), foto: Yanti/BalleoNEWS
zoom-in-whitePerbesar
Ditpolairud Polda Papua Barat gelar Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia bersama seluruh masyarakat Pulau Raam, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Kamis (18/8), foto: Yanti/BalleoNEWS

Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Papua Barat menggelar Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia bersama seluruh masyarakat Pulau Raam, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Kamis (18/8).

Meskipun dilakukan di pinggir pantai, namun upacara peringatan HUT ke-77 RI yang dipimpin langsung Dirpolairud Polda Papua Barat Kombes Budi Utomo berlangsung dengan penuh khidmat.

Dirpolairud Polda Papua Barat Kombes Budi Utomo mengatakan, seluruh masyarakat punya kewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif, yang membangun dan hal yang berguna.

Pembacaan Deklarasi siap mendukung Pemerintah dalam menjaga lingkungan dan pengawasan wilayah lingkungan hidup biota laut oleh warga Pulau Raam, foto: Yanti/BalleoNEWS

"Kami dari Direktorat Polairud ingin bersilaturahmi dan mengajak seluruh warga yang ada di Pulau Raam dengan momen 17 Agustus, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sorong khususnya di Kelurahan Raam," ungkapnya.

Dikatakan Dirpolairud, secara pribadi dirinya sangat prihatin terhadap beberapa kejahatan yang ada di wilayah Provinsi Papua Barat khususnya di Pulau Raam. Karena dari beberapa laporan polisi yang ada khususnya yang ditangani oleh Polair, masih ada warga di Pulau Raam yang terlibat kasus penangkapan ikan secara ilegal yakni dalam menggunakan bahan peledak.

Oleh karena itu, melalui momentum upacara peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia Dirpolair Polda Papua Barat mengajak seluruh warga Pulau Raam khususnya yang berprofesi sebagai nelayan, untuk tidak menangkap ikan menggunakan bahan peledak.

Hasil yang diperoleh dari menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak tidak seberapa, sambungnya, jika dibandingkan dengan hukuman yang diterima jika ditangkap oleh Polisi.

Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia Ditpolairud Polda Papua Barat bersama seluruh masyarakat Pulau Raam, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Kamis (18/8), foto: Yanti/BalleoNEWS

"Maka dari pada itu, kami mohon kerja samanya untuk bersama-sama mengucapkan janji agar tidak berbuat seperti itu. Kalaupun ada yang masih menggunakan bahan peledak, tolong diingatkan agar jangan sampai kami dapati lagi ada yang terlibat masalah bom ikan," pungkas Dirpolairud Polda Papua Barat.

Pantauan BalleoNEWS, usai pelaksanaan upacara bendera dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi oleh warga Pulau Raam. Deklarasi tersebut berbunyi siap mendukung Pemerintah dalam menjaga lingkungan dan pengawasan wilayah lingkungan hidup biota laut. Kemudian siap mendukung upaya pencegahan dan penegakkan hukum terkait bom ikan, serta siap mendukung segala upaya penegakkan hukum yang dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda Papua Barat demi terciptanya harkamtibmas.

Dirpolairud Polda Papua Barat Kombes Budi Utomo

Tidak hanya itu, Dit Polairud Polda Papua Barat juga membagikan beras kepada peserta upacara dan buku tulis bagi anak-anak sekolah. Hal ini merupakan wujud perhatian Ditpolairud Polda Papua Barat kepada masyarakat Pulau Raam.