Kumparan Logo
Konten Media Partner

Hi Chairuidin Pawiloy Resmi Menyandang Marga Namudat

BalleoNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses Pengukuhan Hi chairudin Pawiloy Namudat sebagai anak adat di Kabupaten Fakfak, foto: Ifan
zoom-in-whitePerbesar
Proses Pengukuhan Hi chairudin Pawiloy Namudat sebagai anak adat di Kabupaten Fakfak, foto: Ifan

Salah satu bakal calon (Balon) di Kabupaten Fakfak resmi diangkat menjadi Namudat. Status ini diberikan kepada Hi Chairudin Pawiloy karena ia merupakan anak yang lahir dan besar di Fakfak.

Hi Karas Namudat dalam konferensi pers mengatakan pengukuhan ini dilakukan kepada Hi Chairudin Pawiloy Nanudat karena yang bersangkutan lahir dan besar di Kabuapten Fakfak, dan selama hidupnya dari kecil di lingkungan Kompleks Tanjung. Selain itu selama di Kompleks Depnaker tidak memiliki raport merah.

"Kami hidup bersama ibarat makan satu piring tidur satu bantal, oleh sebab itu dengan pengukuhan ini maka kedepan yang baik di pegang dan yang tidak baik ditinggalkan," ujar Hi Kares Namudat (22/11).

Proses pengukuhan anak adat Fakfak, foto: Ifan

Ia melanjutkan, sebagai orang tua angkat dari Hi Chairudin Pawiloy menyampaikan permohonan mohon maaf atas niat anakanya mencalonkan diri menjadi Bupati Fakfak 2020.

Sementara itu, Zubaer Hobrow, Kepala Suku Wilayah Adat, Mahero Warepona mengatakan dewan adat hanya mengetahui peristiwa yang terjadi hari ini ketika Hi Chairudin Pawiloy Namudat dikuhukan sebagai anak Adat di Fakfak, yang masuk dalam salah satu wilayah adat Maher Warepona.

"Saya juga berterima kasih kepada keluarga besar Patiran, Hobrouw, Rorohmana dan juga Rengen. Karena sudah sejak lama menjalin hubungan silaturahim dengan mereka dan menganggap mereka adalah bagian dari keluarga,” katanya.

Reporter: Ifan