Kumparan Logo
Konten Media Partner

Identitas 15 Warga yang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Papua Barat

BalleoNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantong mayat yang digunakan untuk membungkus korban kecelakan di Pegaf
zoom-in-whitePerbesar
Kantong mayat yang digunakan untuk membungkus korban kecelakan di Pegaf

Mayoritas warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di Manokwari, Papua Barat tewas usai mengalami kecelakan maut saat mobil truk yang ditumpangi mengalami kecelakan di Kilo 10 jalar trans Manokwari-Pegaf, tepatnya Kampung Duwebey, Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, pada Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 04.00 WIT.

Identitas 15 Warga yang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Papua Barat (1)
zoom-in-whitePerbesar

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga NTT yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut di antaranya:

1. Andre (sopir truk)

Asal : Atambua ( NTT )

2. Servasius Lelok

Asal : Atambua (NTT)

3. Alexander Mauk Butak B. Ahoren

Asal: Atambua (NTT)

4. Ardianus Kin

Asal :Atambua (NTT)

5. Linda

6. Paulus

Asal : Atambua (NTT)

7. Istin Nahak (Balita)

Asal : Atambua (NTT)

8. Hengki Boymau

Asal : Atambua (NTT)

9. Santus

Asal : Atambua (NTT)

10. Stevanus Malik

Asal : Atambua (NTT)

11. Edmon Aliando

Asal: Atambua (NTT)

12. Bernadus. A Nahak

13. Yohanes A. Tomauk

Asal: Atambua (NTT)

14. Vincensius K. Nahak

Asal : Atambua (NTT)

15. Gregorius Kefi

Asal : Atambua (NTT)

Sementara terdapat tiga nama yang meninggal dunia belum teridentifikasi identitasnya.

Kapolres Manokwari, AKBP Parasian Herman Gultom, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIT melibatkan satu unit truk yang mengangkut 29 orang serta material kayu dan material kendaraan bermotor.

Ketua Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo saat dikonfirmasi mengimbau kepada pihak keluarga korban agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Manokwari.

"Saya minta agar semua pihak tetap tenang dan menyerahkan kepada pihak kepolisian," ujarnya.

Ia melanjutkan, warga NTT yang tewas tersebut merupakan pendulang emas, yang didatangkan oleh salah satu pemilik usaha emas di Manokwari.

"Jadi ini didatangkan oleh salah satu bos yang mempunyai usaha emas. Dan dari hasil komunikasi pihaknya siap bertanggung jawab untuk memulangkan mereka ke kampung halamannya di NTT,' tutupnya.