Kaimana, Fakfak dan Teluk Wondama Usulkan Pemekaran Provinsi Bomberay Raya

Tiga kepala daerah di Papua Barat, di antaranya Bupati Teluk Wondama, Bupati Kaimana dan Bupati Fakfak mendorong terbentuknya pemekaran Provinsi Bomberay Raya.
Bupati Kaimana, Freddy Thie mengatakan, pihaknya mengusulkan 4 pembentukan 4 kabupaten baru, yakni Kabupaten Kaimana, Kabupaten Teluk Arguni, Kabupaten Yamor dan Kabupaten Etna.
Menurutnya, pemekaran daerah baru bagi Papua Barat tentu berdampak positif bagi kemajuan pembangunan di Tanah Papua khususnya di Papua Barat.
"Pemekaran dicanangkan oleh pemerintah pusat. Maka Pemda Kaimana mendukung penuh kehadiran DOB di Papua Barat. Dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan orang Papua. Makanya tiga kepala daerah sepakat untuk mendorong DOB Provinsi Bomberay,"katanya.
Bupati Teluk Wondama, Hendrik Mambor mengatakan, Pemda Teluk Wondama mendorong pembentukan Kabupaten Kuri Wamesa. Sehingga kabupaten dibentuk ini masuk dalam DOB Provinsi Bomberay.
"Pembentukan Kebupaten Kuriwamesa dokumen siap. Makanya kita perintahkan tim segera melengkapi dokumen yang masih kurang agar dilengkapi lagi,"ucapnya.
"Kabupaten Kuri Wamesa sudah diusulkan sejak tahun 2018. Tapi belum ada respons, kalau memang Papua Barat beberapa wilayah minta pemekaran provinsi dan Kabupaten maka tidak ada salahnya kabupaten ini diusulkan masuk dalam provinsi Bomberay,"tutur Hendrik.
Sementara, pemekaran Kuri Wamesa sudah diusulkan dokumen administrasinya. Kemudian kajian academy lengkap sudah diserahkan kepada DPR saat itu.
"Maka kami tiga kepala daerah berinisiatif harus menyampaikan depan pemerintah Provinsi Papua Barat. Sehingga usulan ini masuk dalam satu agenda pemekaran,"kata dia.
Untuk dukungan masyarakat sudah ada. Saat ini momen tepat para Bupati untuk menyampaikan aspirasi masyarakat itu.
"Dengan usulan itu dengan harapan dapat diakomodir oleh pemerintah pusat,"bebernya. (**)
