Komisi VIII DPR RI Fokus Lakukan Pengawasan Pembangunan di Papua Barat

Komisi VIII DPR RI fokus melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan di bidang keagamaan, sosial, pemberdayaan perempuan dan anak serta kebencanaan di Provinsi Papua Barat.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI Masa Sidang I Tahun Sidang 2022-2023, yang berlangsung di Gedung L Jitmau Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Senin (10/10).
"Kami ingin mendapatkan gambaran informasi dan masukan-masukan dari jajaran pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi papua barat maupun pemerintah kabupaten dan kota tentang hal-hal yang berkaitan dengan berjalannya pembangunan. Menyangkut bidang keagamaan, sosial, kebencanaan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," ungkapnya.
Dikatakannya, sebetulnya percepatan pembangunan di Papua Barat atau Kota Sorong oleh Pemerintah ingin segera dilaksanakan. Oleh karena itu, tujuan Komisi VIII DPR RI ke Kota Sorong, Papua Barat, yaitu ingin mendengarkan masukan kerja dan saran dari para mitra kerja.
"Kita harapkan dengan adanya rapat koordinasi ini dapat meningkatkan berbagai fungsi kementerian terkait. Kita juga tidak memungkiri bahwa dalam pelaksanaannya, masih banyak kekurangan dan kelemahan. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi dan koordinasi baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga kelemahan dan kekurangan pelaksanaan pembangunan, dapat dikurangi serta tercapai tujuannya maksimal yaitu terciptanya peningkatan kesejahteraan rakyat," tandasnya.
Pantauan BalleoNEWS, usai rapat koordinasi dengar pendapat juga dilakukan penyerahan bantuan baik dari Kementerian Sosial maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Di mana dari Kementerian Sosial berupa Penyaluran Bantuan Langsung Tunai BBM sebesar total Rp 2.760.300.000, yang akan disalurkan sebesar Rp 300.000 per keluarga penerima bantuan.
Sedangkan dari BNPB memberikan bantuan untuk penanggulangan bencana berupa perahu karet.
