Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mengenal 3 Spesies Ikan Unik di Papua Barat

BalleoNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hemiscyllium freycineti di Raja Ampat. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Hemiscyllium freycineti di Raja Ampat. Foto: Istimewa

Unik Ini Tiga Jenis Sepesias Ikan di Papua Barat

Perairan Papua Barat meliputi Raja Ampat, Teluk Triton dan Teluk Cenderawasih memiliki spesies ikan unik. Masyarakat setempat menyebutnya mandemor atau kalabia.

Hal itu diungkapkan Badan Arkeologi Papua, Hari Suroto, melalui rilis yang di terima. Ia mengungkapkan Kalabia merupakan sejenis hiu berjalan atau walking shark, disebut juga wobbegong.

"Terdapat tiga jenis wobbegong di perairan Papua Barat yaitu wobbegong Raja Ampat (Hemiscyllium freycineti), wobbegong Teluk Triton (Hemiscyllium henryi), dan wobbegong Teluk Cenderawasih (Hemiscyllium galei)," ujarnya.

Ia melanjutkan, wujud ikan ini sepintas mirip hiu dengan kulit cokelat bertutul cokelat tua. Warna tubuh ini untuk kamuflase Kalabia di ceruk-ceruk terumbu karang.

Seperti julukannya, walking shark, kalabia tidak menggunakan siripnya untuk berenang, tetapi untuk merangkak di dasar perairan.

"Hiu ini juga disebut hiu karpet karena memang bersembunyi di balik karang dan berbaring di pasir," jelasnya.

Karena bergerak lamban, sebaran Kalabia tidak terlalu luas, hanya di perairan Papua Barat.

Kalabia menyantap biota laut di dasar perairan seperti kerang, udang, ikan kecil, cacing laut dan siput laut.

Hidup di sela terumbu karang membuat penyelam dapat mengamati kalabia berjalan saat malam hari.

Kalabia di Raja Ampat dapat dijumpai di kawasan perairan Mios Kon dan wilayah perairan Mansuar.

Selain di perairan Papua Barat, wobbegong juga dijumpai di perairan utara Australia.

Terdapat tiga jenis wobbegong di perairan utara Australia yaitu banded wobbegong (Orectolobus ornatus), northern wobbegong (Orectolobus wardi) dan tasselled wobbegong (Euchrossorhinus dasypogon).