Musda ke-3 Golkar Papua Barat Ditunda

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Papua Barat menunda penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) yang ke-3 Partai Golkar, yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2020. Hal ini disampaikan oleh Ketua Steering Commite, Max Hehanusa.
“Iya, Musda ditunda. Sebelumnya dijadwalkan 4 hingga 5 Maret tahun 2020. Hasil keputusan itu tanggal 9 sampai 10 Maret Musda di Papua. Sedangkan Papua Barat 11 sampai 12 mendatang,” kata Max kepada awak media, Selasa (03/03) sore.
Menurutnya, penundaan tersebut dilakukan karena agenda Musda bertumpuk, selain karena mengikuti arahan dan keputusan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa tanggal 9-12 Maret 2020 Musda harus tetap dilaksanakan di masing-masing provinsi.
“Karena agenda bertumpuk Musda satu bulan ini, terpaksa Musda ini diundur ke 9 hingga 12 Maret. Setiap DPD Golkar provinsi di Indonesia wajib laksanakan Musda. Tidak ada lagi menunda-nunda. Setelah ini, DPC Golkar kabupaten/kota Musda tiga bulan harus selesai. Hal itu keputusan pusat. Kita siap melaksanakan Musda. Kini capai 80 persen pelaksanaannya” ujarnya.
Ditanya mengenai kemungkinan kehadiran pimpinan DPP Partai Golkar terkait penyelenggaraan Musda ke-3 di Papua Barat tersebut, Max menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang DPP Partai Golkar.
“Pasti kita mengundang pusat. Kita belum tahu siapa yang datang membuka kegiatan Musda di Papua dan Papua Barat. Terpenting kita surati ke DPP. Apakah ketua Golkar atau perwakilan pusat buka Musda ini. Kita harap, Pak Ketua Umum DPP Golkar, Erlangga Haryanto, bisa hadir buka Musda, baik di Papua dan Papua Barat,” ungkap Max.
Ditegaskannya pula, siapapun yang terpilih di dalam Musda tersebut untuk menempati jabatan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, yang terpenting adalah mereka yang terpilih merupakan kader-kader Partai Golkar yang siap mengemban amanat serta visi dan misi Partai Golkar.
“Siapa yang terpilih menjadi Ketua DPD Golkar, baik di Papua dan Papua Barat, tetapi ia adalah kader dari Golkar. Intinya bisa membawa visi dan misi Golkar ke depan maju. Kita hadir buat rakyat,” tegasnya.
Editor: Ade Riberu
