Konten Media Partner

Pemkot Sorong Laksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Tanggap Bencana

22 Januari 2021 17:07 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wali Kota Sorong didampingi Danrem 181/PVT, Panglima Koarmada III dan Kepala Basarnas Sorong melihat dari dekat berbagai peralatan milik Basarnas, yang akan digunakan jika terjadi bencana alam, foto : Yanti/Balleo NewsPemkot
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Sorong didampingi Danrem 181/PVT, Panglima Koarmada III dan Kepala Basarnas Sorong melihat dari dekat berbagai peralatan milik Basarnas, yang akan digunakan jika terjadi bencana alam, foto : Yanti/Balleo NewsPemkot
ADVERTISEMENT
Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka tanggap bencana alam, Jumat (22/1). Apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Makorem 181/PVT, dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong Lambert Jitmau.
ADVERTISEMENT
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan, akhir-akhir ini telah terjadi bencana alam yaitu gempa bumi, banjir dan tanah longsor di beberapa daerah di Indonesia. Yang mana dalam bencana alam tersebut, sampai memakan korban jiwa dan harta benda.
Wali Kota Sorong tampak melihat kesiapan kendaraan yang akan digunakan ketika terjadi bencana alam, foto : Yanti/Balleo News
"Hal ini pastinya tidak kita inginkan. Oleh karena itu, apel gelar pasukan ini merupakan hal yang penting dalam rangka untuk mengantisipasi atau meminimalisir bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di Kota Sorong," ungkapnya.
Lanjutnya, apel gelar pasukan juga merupakan gerak langkah kontinjensi bencana, untuk menyusun skenario penanganan darurat ketika terjadi bencana berdasarkan kajian teknis dari yang berwenang. Hal ini bertujuan agar saat terjadi bencana, sarana prasarana instansi vital serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat segera berfungsi.
Apel gelar pasukan dalam rangka penanggulangan bencana alam di Kota Sorong, yang berlangsung di lapangan Makorem 181/PVT, Jumat (22/1), foto : Yanti/Balleo News
"Kita sadari pemerintah tidak bisa bekerja sendiri ketika terjadi bencana alam, tetapi harus melibatkan unsur terkait serta seluruh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan partisipasi semua pihak stakeholder yang saling bersinergi, dalam mengantisipasi serta menghadapi bencana alam. Dengan menggunakan prinsip cepat dan tepat, meminimalisir korban, penyelamatan manusia dan harta benda, dengan melakukan secara terpadu dengan sinergitas dan solidaritas," ujar Lambert.
ADVERTISEMENT
Diakuinya, manusia hanya bisa berusaha tapi Tuhan yang menentukan semuanya. Untuk itu, orang nomor satu di Kota Sorong ini kembali mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak henti-hentinya mengangkat doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing, semoga apa yang dilaksanakan selalu mendapat pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Selain itu, agar Kota Sorong dijauhkan dari musibah alam maupun non alam.
Wali Kota Sorong saat memimpin apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka penanggulangan bencana alam di Kota Sorong, foto : Yanti/Balleo News
Pantauan Balleo News, dalam apel gelar pasukan, banyak peralatan yang nantinya akan dibutuhkan ketika terjadi bencana dipertunjukkan. Yaitu diantaranya: Alat berat, LCR 1 serta peralatan dapur kapasitas memasak 1 SST, tenda lapangan, pelbet. Kemudia radio, aki, jenset, solar sell, antena radio, peralatan scuba, obat-obatan, tali repling, mobil damkar, mobil ambulance milik PMI, sepeda motor patroli babinsa. Selanjutnya truk, mobil patroli, mobil ambulance.
ADVERTISEMENT