Kumparan Logo
Konten Media Partner

Rumah Ibadah Kini Dibuka, Warga Sorong Padati Masjid Agung Al-Akbar Saat Jumatan

BalleoNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umat Muslim Kota Sorong memadati Masjid. Foto: Yanti
zoom-in-whitePerbesar
Umat Muslim Kota Sorong memadati Masjid. Foto: Yanti

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengeluarkan surat edaran tentang dibukanya kembali semua tempat ibadah. Umat muslim Kota Sorong yang mengetahui kebijakan ini langsung memadati masjid-masjid yang ada untuk melaksanakan Salat Jumat berjemaah, Jumat (29/5).

Pantauan Balleo News, di Masjid Agung Al-Akbar Sorong tampak langsung dipadati jemaah yang hendak melaksanakan Salat Jumat perdana di tengah wabah COVID-19. Mereka berbondong-bondong mendatangi masjid, karena kerinduan mereka untuk beribadah di tempat ibadah. Mengingat sudah hampir tiga bulan lamanya, Pemerintah Kota Sorong memberlakukan pelarangan untuk beribadah di semua tempat ibadah, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Suasana salat umat Muslim di Kota Sorong. Foto: Yanti

Meskipun tempat ibadah sudah dibuka kembali, namun para jemaah yang datang untuk melaksanakan salat Jumat berjemaah wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah dibuat oleh badan pengurus masjid. Seperti wajib menggunakan masker ketika memasuki masjid, membawa sajadah sendiri, menjaga jarak selama melaksanakan salat, tidak bersalaman dan mencuci tangan sebelum memasuki masjid.

Dalam khotbah Jumat yang disampaikan oleh khotib, menguraikan makna pandemi COVID-19 usai melewati bulan Ramadhan dan 1 Syawal 1441 H. Khotbah jumat tersebut merupakan siraman rohani yang menyejukkan, bagi umat muslim yang telah lama merindukan beribadah dan berdoa di rumah Allah SWT.

Umat Muslim saat melakukan salat di Masjid Agung Al-Akbar Kota Sorong. Foto: Yanti

Wakil Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Akbar Sorong Abdul Mutalib, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Sorong yang telah mengizinkan semua tempat ibadah di Kota Sorong untuk dibuka kembali di tengah wabah COVID-19.

"Kami umat muslim sangat mengapresiasi kebijakan yang diambil Wali Kota Sorong yang mengizinkan semua tempat ibadah dibuka kembali. Tapi kami meminta kalau bisa poin pertama dalam surat edaran, yang membatasi jumlah orang yang melaksanakan ibadah di tempat ibadah maksimal 50 orang, ditinjau kembali. Karena khusus untuk kami umat muslim, pengurus masjid tidak bisa membatasi jemaah yang datang untuk melaksanakan salat di masjid," ungkapnya saat ditemui Balleo News, usai melaksanakan Salat Jumat.

Salat Jumat yang dilakukan warga usai diberlakukan Wali Kota Sorong. Foto: Yanti

Lanjutnya, dalam pelaksanaan salat berjemaah di masjid termasuk salat jumat, pihaknya menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan salat. Misalnya seperti wajib masker, meniadakan karpet, membawa sajadah sendiri, menjaga jarak dan menyediakan tempat cuci tangan.

Wakil Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Akbar Sorong Abdul Mutalib, foto : Yanti

****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!