Kumparan Logo
Konten Media Partner

Seleksi Sekda Provinsi PBD Diprioritaskan OAP yang Memenuhi Syarat

BalleoNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa'ad
zoom-in-whitePerbesar
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa'ad

Penjabat (Pj) gubernur Papua Barat Daya (PBD), Muhammad Musa'ad menyebutkan hadirnya Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) PBD, Edison Simanjuntak, untuk menyiapkan Sekda definitif.

"Sekda definitif itu memang diprosesnya oleh Pj Sekda, tugas utama Pj Sekda untuk menyiapkan Sekda definitif," ujar Muhammad Musa'ad, usai menghadiri acara penyambutan di gedung L.Jitmau, Jumat kemarin (16/12/2022).

Musa'ad menyebutkan status Pj Sekda bersama dirinya sebagai Pj gubernur mempunyai batas waktu, namun memiliki peran penting untuk menjalankan tugas pemerintahan di provinsi ke 38 di Indonesia ini.

Dikatakannya, tugas Edison Simanjuntak sebagai Pj Sekda Papua Barat Daya yang ditunjuk pemerintah pusat memiliki batas waktu, paling cepat tiga bulan atau paling lama enam bulan.

"Jadi pak Edison ini dikasih tugas oleh pemerintah pusat paling cepat tiga bulan, dan paling lama itu enam bulan untuk mempersiapkan pemilihan Sekda. Tugasnya sampai benar-benar provinsi Papua Barat Daya memiliki Sekda definitif," terangnya.

Disebutkan dalam seleksi jabatan Sekda provinsi Papua Barat Daya, akan diproses bagi yang memenuhi syarat sesuai ketentuan aturan perundang-undangan.

"Seleksi Sekda Papua Barat Daya ini, diprioritaskan bagi orang Papua asli yang memenuhi syarat sesuai ketentuan aturan perundang-undangan yang ada," tegas Pj gubernur PBD.

Muhammad Musa'ad berharap, seleksi Sekda Papua Barat Daya berjalan lancar dan dapat. Ia juga mengatakan tugas dirinya untuk menyiapkan fondasi atau dasar pemerintahan yang kokoh di provinsi Papua Barat Daya.

Reporter: Wim Makatita