Pencarian populer

Prabowo Kenalkan AHY hingga Aher sebagai Calon Menteri

Prabowo Subianto saat sedang berkampanye di Bandung Foto: BandungKiwari

BANDUNG, bandungkiwari – Kampanye rapat umum calon presiden Prabowo Subianto dihadiri tokoh politik nasional maupun daerah. Prabowo pun menyatakan bahwa para tokoh politik tersebut layak mengisi kursi kabinetnya pada kampanye yang digelar di lapangan Sidolig-Persib, Jalan A Yani, Bandung, Kamis (28/3).

Tokoh yang hadir mulai dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman; Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan; Sekretaris Jenderal PAN, Edi Sumarno; Sekretaris Jenderal Partai Berkarya,Pryo Budi Santoso, politikus muda Demokrat sekaligus putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan; sampai mantan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

Di penghujung pidato politiknya, Prabowo meminta para tokoh partai tersebut berdiri di atas panggung. Menurut capres nomor urut 02 itu, mereka adalah orang-orang pintar yang siap mengabdi untuk rakyat Indonesia.

Ia menyatakan tidak mau sembunyi-sembunyi untuk memberikan jabatan menteri. Menurutnya, tidak boleh 'beli kucing dalam karung'.

 “Jadi kalau saya presiden, kira-kira siapa yang jadi menterinya. Untuk apa sembunyi-sembunyi, lo mau beli kucing dalam karung?” kata Prabowo, di hadapan massa pendukung yang memadati lapangan tersebut, Kamis (28/3).

Agus Harimurti Yudhoyono, dikenalkan menjadi salah satu deretan susunan kabinet menteri jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden. Foto: BandungKiwari

Prabowo lalu bertanya kepada massa, apakah AHY pantas jadi menteri. “Jangan lihat gantengnya saja ya. Dia ganteng tapi dia lulusan Harvard. Tahu tidak berapa orang Indonesia lulus dari Harvard tiap tahun? Dua-tiga. Aku juga dulu ke Harvard, tapi jalan-jalan saja,” katanya, disambut tawa hadirin.

Prabowo juga memuji AHY. Menurutnya, AHY kalau mau bisa hidup senang di luar negeri. Tetapi pria yang pernah bertarung di Pilgub DKI itu lebih memilih berjuang untuk rakyat Indonesia.

“Dia keluar dari tentara, dia korbankan kariernya, dia ingin berjuang untuk rakyat Indonesia,” katanya.

Kemudian Prabowo memuji sosok lainnya yang layak jadi menteri, yakni Presiden PKS Sohibul Iman, yang merupakan lulusan S3 di kampus Jepang. Sohibul, kata Prabowo, adalah orang pintar.

“Bukan karena beliau ketua partai, enggak jadi ketua partai saja beliau orang pintar,” katanya.

Prabowo juga menunjukkan keakrabannya dengan Sohibul. “Sohibul doktor S3 di luar negeri, ngapain jadi ketua partai. Ketua partai yang agak miskin lagi. Gua tahu dia miskin karena gue yang utang sama dia. Sebentar, Pak, sebentar, insya Allah Tuhan memberi jalan. Tanpa uang pun kita akan juang terus,” katanya.

Sosok lain yang layak duduk di kursi kabinetnya ialah Ketua Umum PAN sekaligus Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan.

Menurutnya, orang-orang tersebut sudah tidak mencari apa-apa lagi dalam hidupnya kecuali mengabdi kepada rakyat. “Pak Zul sudah jadi ketua MPR, sudah jadi menteri, ketua partai, apa yang dicari,” katanya.

Ia juga memuji Sekjen PAN, Eddy Soeparno, sebagai ahli keuangan yang bisa mengatasi korupsi di negeri ini. Kemudian ada Ahmad Heryawan yang dua periode menjadi Gubernur Jabar.

“Aher, dua kali gubernur, pantas tidak kalau kita angkat jadi menteri,” katanya. (Iman Herdiana)

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60