10 Fasilitas Baru Kereta Argo Parahyangan Jakarta - Bandung

(Foto-foto: dok. PT KAI)
BANDUNG, bandungkiwari - Sejak Selasa lalu (27/2/2018) PT Kereta Api Indonesia (persero) melakukan penambahan perjalanan KA Argo Parahyangan Jakarta – Bandung (PP). Kereta baru ini berkapasitas penumpang sebanyak 400 tempat duduk per rangkaian (trainset), terdiri dari delapan kereta eksekutif, satu kereta makan (restorasi), dan satu kereta pembangkit.
Selain bagian dari program regenerasi sarana kereta yang sudah tua, si ular besi ini juga ditambah karena melonjaknya penumpang yang ingin menggunakan moda transportasi ini.
Lalu apa saja fasilitas baru yang ditawarkan kepada penumpang? Yuk kita intip 10 fasilitas baru yang diberikan dalam kereta ini
1. Bodi Stainless Steel Bahan yang digunakan untuk rangkaian KA Argo Parahyangan baru ini dibuat dari stainless steel yang lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis. Berbeda dengan bahan yang selama ini dipakai KAI, yakni mild steel.

2. Jumlah toilet ditambah Pada masing-masing kereta/gerbong ada dua buah yang terletak bersebelahan. Ini berbeda dengan toilet pada kereta- kereta yang ada sebelumnya, yakni toilet hanya ada di salah satu sisi saja. Selain jumlah toilet yang ditambah, jenis toilet yang ada menggunakan toilet duduk. Penumpang pun bisa mengetahui apabila toilet dalam keadaan kosong ataupun terisi dengan adanya indikator di pintu toilet maupun di papan informasi elektronik yang menempel pada dinding kereta di dekat toilet.
3. Sandaran Kaki Para pelanggan setia KAI juga semakin nyaman dengan adanya sandaran kaki yang lebih fleksibel, lampu tidur dan baca, meja mini yang bisa dilipat di sandaran tangan, serta bagasi kabin yang ada pembatasnya untuk tiap-tiap penumpang.
4. Multimedia Untuk kebutuhan multimedia, menatar layar monitor untuk tayangan-tayangan hiburan di atas KA. Sebanyak empat buah layar monitor terpasang di dalam setiap kereta. Dua unit monitor berukuran 32 inci terpasang di ujung depan dan belakang, serta dua layar berukuran 19 inci menggantung di langit-langit kereta.

5. Audio jack Untuk mendengarkan suara dari monitor itu, penumpang tinggal memasukkan earphone atau headset ke lubang audio jack yang ada di setiap tempat duduk. Fasilitas ini diberikan KAI untuk memenuhi privasi setiap penumpang akan suara yang keluar dari tayangan monitor tersebut. Sebab, tayangan monitor tidak mengeluarkan suara dari speaker layaknya yang terdapat pada KA-KA yang terdahulu.
6. Meja lipat Pada setiap tempat duduk, penumpang bisa menggunakan meja lipat yang diambil dari sandaran tangan masing-masing.
7. Mushola Di dalam kereta restorasi, KAI memfasilitasi penumpang yang hendak menjalankan ibadah sholat dengan menyiapkan ruang musala yang lebar, dilengkapi dengan rak berisi sarung dan mukena serta cermin yang menempel di dinding. Pada kereta restorasi disediakan ruang makan yang makin luas sehingga mampu menampung 24 tempat duduk.

8. CCTV Untuk menunjang keselamatan dan keamanan, rangkaian kereta baru ini dilengkapi dengan dua buah CCTV dan dua buah tangga yang menempel di masing-masing kereta/gerbong untuk pijakan keluar kereta jika diperlukan dalam kondisi darurat. Selain itu, di lantai kereta juga disematkan jalur evakuasi yang bisa berpendar dalam kondisi gelap.
9. Smoke-detector Nah, bagi Anda para perokok, waspadalah. Karena kereta baru ini tidak akan membiarkan Anda menikmati asap rokok dengan memasang smoke detector di ruang restorasi. Jadi apabila ada seseorang yang merokok di sana, otomatis alarm akan berbunyi.

10. Naik dan turun bisa di Stasiun Kiaracondong Nah keuntungan lain jika penumpang menggunakan kereta baru ini adalah bisa naik dan turun dari Stasiun Kiaracondong. Sebelumnya, stasiun ini digunakan untuk kereta kelas ekonomi. Tapi khusus untuk kereta eksekutif Argo Parahyangan ada pilihan naik di Stasiun Kiaracondong. Jadwal untuk naik dan turun di Stasiun Kiaracondong adalah:
Jurusan Gambir – Bandung – Kiaracondong berangkat pukul 06.15 WIB tiba di Stasiun Bandung pukul 09.54 WIB dan di Stasiun Kiaracondong Pukul 10.13 WIB
Jurusan Kiaracondong – Bandung – Gambir berangkat dari Kiaracondong Pukul 12.45 WIB, Stasiun Bandung Pukul 13.05 WIB dan tiba di Stasiun Gambir Pukul 16.39 WIB. (rana akbari fitriawan)
