Konten Media Partner

Foto: Perkenalkan Bona, Bayi Tapir Lucu di Bandung Zoo

BandungKiwari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bona, bayi tapir yang lahir pada 28 April 2019, pukul 23.00 WIB di Bandung Zoo. Dok: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Bona, bayi tapir yang lahir pada 28 April 2019, pukul 23.00 WIB di Bandung Zoo. Dok: Istimewa.

BANDUNG, bandungkiwari - Suasana Bandung Zoo (Kebun Binatang Bandung) yang sejuk diramaikan kenakalan bocah bernama Bona, Sabtu pagi (18/5). Bona tentu bukan sembarang bocah, dia adalah bayi tapir yang lahir dari ibu bernama Novi yang berusia 13 tahun dan berasal dari Ragunan, dan sang bapak, Willy yang berusia 14 tahun, berasal dari Bandung Zoo.

Tapir merupakan hewan endemik Indonesia yang terancam punah. Dok: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Tapir merupakan hewan endemik Indonesia yang terancam punah. Dok: Istimewa.

Bona lahir dengan kondisi normal dan berat 5 kilogram pada pukul 23.00 WIB, Minggu (28/4). Bona merupakan anak tapir ke-7 yang lahir di Bandung Zoo.

Tapir merupakan satwa yang masuk ke dalam kategori Terancam Punah dalam Daftar Merah lembaga internasional untuk konservasi alam International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Sehingga proses perkembangbiakan menjadi hal penting untuk pelestarian tapir.

Kelahiran Bona menambah 'angin segar' pelestarian tapir. Dok: Istimewa.

Tapirus indicus (Tapir Asia) sendiri memiliki pola warna putih hitam berguna untuk kamuflase, guna menyerupai batu besar.

Pola warna polkadot pada tubuh tapir merupakan ciri khas ketika lahir. Dok: Istimewa.

Hewan herbivora ini memiliki taring kuat, dengan penciuman yang mampu diandalkan. Warna menjadi keunikan tersendiri pada hewan ini. Warna titik polkadot merupakan warna bawaan lahir anak tapir, tetapi saat dewasa warna tersebut menghilang berganti hitam dan putih.

Masa kehamilan induk tapir biasanya akan berlangsung selama 13 bulan. Dok: Istimewa.

Bona yang berada dalam kandungan selama 13 bulan ini diharapkan mampu menjadi salah satu bapak yang kelak akan melahirkan Bona-bona yang baru. (Agus Bebeng)