kumparan
15 Juni 2018 8:37

Jadi Khatib Salat Idulfitri, Aher Ingatkan Soal Pentingnya Silaturahmi

Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi khatib Idul Fitri 1439 Hijriah di Lapangan Gasibu, Bandung. (Ananda Gabriel)
ADVERTISEMENT
BANDUNG, bandungkiwari - Salat Idul Fitri 1439 Hijriah di Lapangan Gasibu, Bandung berlangsung aman dan lancar. Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bertindak sebagai khatib.
Sementara bertindak sebagai imam, KH Ma'mun Abdurrohman. Salat dimulai pukul 06.50 WIB pada Jumat (15/6).
Dalam ceramahnya, Aher mengingatkan silaturahmi memperkuat persaudaraan dan persatuan.
"Silaturahmi dalam Islam hukumnya wajib untuk disambungkan hukumnya dengan cara lemah lembut dan berkasih sayang," kata Aher.
Bahkan, lanjut Aher, seseorang yang memberikan senyum pada orang lain dinilai sebagai sedekah karena besarnya efek silaturahmi yang ditimbulkan.
"Silaturahmi seorang muslim kepada orang lain akan diberikan ganjaran yang besar dari Allah SWT, bahkan dapat mengantarkan seorang muslim menggapai Surga-Nya. Silaturahmi juga akan membuat seorang muslim tidak akan terputus berhubungan dengan Allah di dunia maupun akhirat," tutur Aher.
ADVERTISEMENT
Gubernur yang baru lengser dari jabatannya itu mengatakan, silaturahmi juga merupakan faktor yang akan mendatangkan keuntungan bagi siapa pun yang melakukannya yaitu menghasilkan umur yang panjang dan banyak rizki.
Menurut Aher, sikap seorang muslim dalam menyambung silaturahmi harus aktif dan tidak hanya menunggu untuk didatangi.
"Lebih jauh bahkan memperbaiki hubungan yang tidak baik atau kurang baik juga harus dilakukan untuk memperbaiki silaturahmi," jelasnya.
Ia pun berharap, segala ibadah di bulan Ramadhan dapat menjadi penebus dan dapat penghapus dosa.
"Mudah-mudahan segala ibadah dan itikaf yang kita lakukan selama Ramadan kemarin mendapatkan lailatul qadar dan dapat ampunan dari Allah SWT serta pembebasan diri dari azab neraka," ujarnya. (Ananda Gabriel)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan