Konten Media Partner

Kemenkum HAM Selidiki Alasan Setya Novanto Pelesir ke Toko Bangunan

BandungKiwari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Setya Novanto menjadi saksi pada sidang lanjutan terdakwa Irvanto dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/9). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Setya Novanto menjadi saksi pada sidang lanjutan terdakwa Irvanto dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/9). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

BANDUNG, bandungkiwari - Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat yang menaungi lembaga pemasyarakatan di Jawa Barat, masih menyelidiki alasan Setya Novanto melakukan pelesir ke toko bangunan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Liberti Sitinjak, mengatakan pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan terhadap terpidana kasus korupsi e-KTP.

"Ini masih dilakukan BAP, tapi untuk sementara saya ambil dulu keputusan memindahkan yang bersangkutan," kata Liberti Sitinjak, di Bandung, Jumat malam (14/6).

Liberti menambahkan, saat ini Setnov sudah dipindah ke Lapas Gunung Sindur. Meski begitu, proses pemeriksaan terhadap koruptor proyek e-KTP itu akan tetap berjalan. Petugas nantinya bisa mendatangi Setnov ke Gunung Sindur.

"BAP bisa dilakukan di Gunung Sindur. Pemeriksaan malam ini sudah kita lakukan. Namun malam ini belum dipastikan bisa selesai, harapan saya paling Selasa atau Rabu bisa selesai agar kita tahu benang merahnya di mana," terangnya.

Seperti diberitakan, mantan Ketua DPR ini diduga pelesiran ke sebuah toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Padahal Setnov masih menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Setya Novanto pergi ke sebuah tempat penjualan bahan bangunan di kawasan Padalarang pada Jumat siang. Dalam foto yang beredar di media nasional, Setnov tampak mengenakan kemeja lengan pendek, kepalanya memakai topi hitam dan wajahnya ditutup masker.

Dalam foto itu, Novanto tampak berbincang dengan seorang wanita berjilbab yang tengah menenteng tas berwarna merah. (Ananda Gabriel)