Konten Media Partner

Pilrek Unpad, MWA Tunggu Undangan Rapat Pleno Tanggal 29 Maret

BandungKiwari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa Unpad mengusung spanduk "Selamatkan Unpad" terkait terkatung-katungnya pemilihan rektor Unpad, di sekretariat Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad, Jalan Cimandiri, Bandung, beberapa waktu lalu. (Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa Unpad mengusung spanduk "Selamatkan Unpad" terkait terkatung-katungnya pemilihan rektor Unpad, di sekretariat Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad, Jalan Cimandiri, Bandung, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

BANDUNG, bandungkiwari – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan tanggal Jumat 29 Maret 2019 akan digelar rapat pleno Pemilihan Rektor (Pilrek) Unpad periode 2019-2024.

Saat ini, MWA menunggu undangan rapat pleno tersebut dari Ketua MWA Rudiantara. “Kita tunggu surat undangan dari ketua untuk pleno 29 Maret. Sekarang semua (MWA) tunggu surat undangan,” kata Sekretaris Eksekutif MWA Erri N. Megantara, saat dihubungi Bandungkiwari.com, Senin (25/3).

Ia mengatakan, jadwal rapat pleno 29 Maret itu sesuai rapat pleno sebelumnya yang menyatakan pemilihan rektor paling lambat digelar akhir Maret.

Mengenai calon rektor atau kontestan Pilrek Unpad, Erri N. Megantara mengatakan jumlahnya tetap tiga kandidat, yakni Aldrin Herwany dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Atip Latipulhayat dari Fakultas Hukum, dan Obsatar Sinaga dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Baca Juga:

Menurutnya, tiga calon rektor tersebut juga sesuai dengan hasil rapat pleno sebelumnya. “Calon sementara 3 kandidat, itu tak ada perubahan,” katanya.

Salah satu amanat dari rapat pleno ialah menjaring masukan dari masyarakat, termasuk Ombudsman terkait rekam jejak ketiga calon rektor yang akan menjadi pertimbangan di pemilihan rektor nanti.

“Menjaring informasi dari masyarakat sudah dilakukan termasuk dari Ombudsman,” katanya.

Ia pun berharap pemilihan rektor Unpad ini berlangsung kondusif. Kepada masyarakat khususnya civitas akademika Unpad, ia mengimbau agar tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas mengenai pemilihan rektor.

“Jangan interpretasi sendiri-sendiri. Kalau kurang jelas, silakan datang ke MWA karena kita ada ada kantor sekretariat, jadi kalau ada apa-apa akan dapat informasi resmi dari sana,” ungkapnya.

Pemilihan rektor Unpad sendiri terkatung-katung sejak akhir tahun lalu. Awalnya penetapan Rektor Unpad terpilih akan dilakukan pada 27 Oktober 2018. Namun hingga kini, pemilihan rektor masih dalam proses. (Iman Herdiana)