kumparan
KONTEN PUBLISHER
25 November 2018 8:53

Tiga Aktris Mainteater Akan Bermonolog di IFI Bandung

Logo Monolog Suara-suara: Yang Tak Terlahir, Maria, Desdemona. (Dok Mainteater)
ADVERTISEMENT
BANDUNG, bandungkiwari - Mainteater bekerjasama dengan Prodi Sastra Jerman Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) akan mengangkat tiga monolog perempuan karya Christine Brückner, penulis Jerman.
Pementasan berjudul Monolog Suara-suara: Yang Tak Terlahir, Maria, Desdemona ini diambil dari nama tokoh utama dalam tiga monolog karya Brückner, yakni “Perjalanan ke Utrecht: Suara dari Yang Tak Terlahir”, “Di mana kau kehilangan suaramu, Maria? - Doa Maria di Gurun Yehuda”, dan “Seandainya kau bicara Desdemona - Seperempat jam terakhir di peraduan Othello, Sang Panglima“.
Dikutip dari siaran pers yang diterima Bandungkiwari.com, tiga monolog Brückner tersebut mengisahkan kegelisahan, suara hati, pikiran, cinta dari para perempuan yang eksis dalam sejarah dan karya fiksi.
ADVERTISEMENT
Monolog akan diperankan aktris teater Heliana Sinaga, Ria Ellysa Mifelsa, Rinrin Candraresmi. Mereka memiliki latar belakang pemeranan dan penyutradaraan yang kuat.
Pementasan berkolaborasi dengan Deden Jalaludin Bulqini untuk set dan multimedia, tata cahaya oleh Aji Sangiaji, gerak oleh Galih Mahara, komposisi musik Tesla Manaf, kostum dan makeup oleh oymakeup dan Dinia Ryanti.
Pertunjukan ini akan membawa penonton menuju ruang imaji dari sebuah kisah fiktif, tetapi isi dan bahasa yang digunakan sangat mewakili suara hati dan pikiran para perempuan yang eksis tak pernah (dibiarkan) bersuara.
Pementasan akan dilangsungkan Selasa-Kamis, 18 – 20 Desember 2018 pukul 19:30 WIB sd. 21:00 WIB di Institut Francais Indonesia – Bandung, Jalan Purnawarman No.32, Bandung.
ADVERTISEMENT
“Acara ini terbuka untuk umum, dengan harga tiket masuk untuk mahasiswa/pelajar Rp50.000,- dan umum Rp100.000,-,” kata panitia acara, Osi Prisepti.
Penonton bisa reservasi melalui link: goo.gl/hKujb3 atau bisa menghubungi 082298668061/081394412512. Acara ini terselenggara atas dukungan Kedutaan Jerman, DAAD, Institut Francais Indonesia-Bandung, Teater Mata Mawar, Penerbit Jungkir Balik, dan Bale Darga. (Iman Herdiana)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan