News
·
17 Oktober 2018 15:56

Unpad Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Sulteng

Konten ini diproduksi oleh BandungKiwari
Unpad Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Sulteng (92012)
Penyaluran bantuan Unpad untuk korban bencana Sulteng. (unpad.ac.id)
BANDUNG, bandungkiwari - Dewan Profesor Universitas Padjadjaran (Unpad) mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan diperoleh dari hasil santunan para guru besar yang telah dihimpun sejak 30 September 2018.
ADVERTISEMENT
Ketua Dewan Profesor Unpad Prof. Dr. Sutyastie Soemitro Remi, M.S., mengatakan bantuan disalurkan, Jumat (12/10/2018). Ia menyebutkan, donasi untuk Palu, Donggala, serta wilayah terdampak lainnya di Sulteng yang terkumpul sebanyak Rp60 juta.
“Donasi ini diperoleh dari 60 guru besar dan sejumlah tenaga kependidikan di lingkungan Unpad,” jelas Sutyastie Soemitro Remi, melalui siaran persnya, Rabu (17/10/2018).
Ia menambahkan, pengumpulan bantuan dilakukan selama 10 hari. “Kami rencanakan sampai sepuluh hari. Selama sepuluh hari, berapa pun yang terkumpul kita akan sampaikan,” katanya.
Donasi langsung dikirimkan melalui transfer kepada Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, M.S. “Sudah ditransfer dan sudah ada jawaban dari Pak Rektor Tadulako: ‘Terima kasih dan akan segera disalurkan dan nanti akan dilaporkan’,” tambah Prof. Sutyastie.
ADVERTISEMENT
Dipilihnya Untad sebagai penerima donasi didasarkan atas laporan Rektor Untad kepada sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Unpad, mengenai kerugian dan korban dari kalangan sivitas akademika Untad. Bantuan ini sekaligus sebagai wujud kepedulian antara sivitas akademika perguruan tinggi Indonesia.
“Kami percayakan kepada Pak Rektor dan Dewan Profesor Untad untuk menyalurkan kepada yang membutuhkan,” imbuhnya.
Prof. Sutyastie melanjutkan, Dewan Profesor Unpad rutin mengirimkan bantuan kepada korban bencana di beberapa wilayah di Indonesia. Ia pun berharap donasi ini bisa dimanfaatkan dan disalurkan kepada yang tepat. (Iman Herdiana)