Konten Media Partner

Adu Balap Motoris Jukung Tradisional di Waduk Riam Kanan

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atraksi Jukung Race di Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar pada Minggu (7/4/2019). Foto: Donny Muslim/banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
Atraksi Jukung Race di Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar pada Minggu (7/4/2019). Foto: Donny Muslim/banjarhits.id

Puluhan pembalap jukung tradisional saling adu kecepatan di arena Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar pada Minggu (7/3/2019). Ajang balapan ini dikemas dalam agenda Jukung Race yang kini sudah memasuki tahun ke-5 sejak digelar pada 2015 lalu.

Wartawan banjarhits.id, Donny Muslim hadir meliput di lokasi acara. Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana Jukung Race, Adi, peserta Jukung Race datang dari 12 desa yang berada di Kecamatan Aranio.

Total peserta sebanyak 50 orang yang saling beradu tangkas mengendalikan perahu jukung bermesin tempel ini. Peserta memperebutkan hadiah total senilai Rp 22 juta.

Jukung Race digelar dengan skema turnamen melalui dua kelas balapan. Kelas pertama, menemukan motoris klotok yang memiliki mesin dengan daya kecepatan 6,5-7 horsepower (hp).

Adi berharap acara ini bisa mendongkrak pamor kawasan Kecamatan Aranio, khususnya Waduk Riam Kanan sebagai destinasi wisata baru yang tak kalah kece dengan spot lainnya di Kalsel.

Ia mendorong para motoris untuk berkembang ke arah profesional. Sebab, sebelum ada ajang seperti ini, jukung-jukung yang dimiliki para motoris cuma digunakan untuk rutinitas harian sebagai moda transportasi serta alat angkut perdagangan masyarakat.

"Ini untuk mengembangkan bakat-bakat yang terpendam. Semoga tahun depan lebih baik lagi," kata Adi. Apabila dioptimalkan, jukung bisa menarik wisatawan lewat atraksi semacam ini.

Salah satu pengunjung Jukung Race, Della, datang jauh-jauh dari Kota Banjarmasin untuk melihat ajang tahunan ini. Ia menilai kompetisi seperti Jukung Race jarang dihelat di tengah budaya masyarakat Kalimantan Selatan yang dekat dengan kawasan perairan.

"Makanya menyempatkan datang. Sekalian ngambil foto-foto juga," ujarnya.