Bobrok Gedung Baru Universitas Lambung Mangkurat

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir meresmikan gedung Lecture Theater Universitas Lambung Mangkurat pada Selasa (5/3). Gedung baru ini bagian dari 12 gedung yang dibangun dari duit Islamic Development Bank (IDB).
Setelah diresmikan Menteri Nasir, plafon teras gedung itu tiba-tiba ambrol di tengah guyuran hujan pada Selasa (5/3) pukul 13.20 wita. Beruntung, ambrolnya plafon tak menimbulkan korban jiwa.
Di lokasi, wartawan banjarhits.id, Donny Muslim, melihat air menetes dari plafon sebelum ambrol. Ada kemungkinan penumpukan air hujan memicu plafon jebol.
Salah satu saksi mata yang namanya enggan disebutkan, mengaku bagian plafon tersebut ambles begitu saja. "Memang sepertinya air merembes ke dalam bagian plafon. Lalu tiba-tiba roboh begitu saja," ujar saksi mata.
Juru bicara ULM, Siti Aisyah belum bisa dikonfirmasi atas kejadian ambrolnya plafon Gedung Lecture Theater.
Kejadian ini makin mencoreng mutu bangunan gedung di Universitas Lambung Mangkurat. Sebelumnya, plafon Gedung Serba Guna ULM pernah ambrol pada Selasa 19 Februari lalu. Renovasi gedung ini menelan duit Rp 4 miliar.
"Kami sesalkan mengapa bangunan tersebut sangat rapuh. Padahal dilihat dari umur bangunan masih sangat muda baru dibangun antara 2-3 tahun ini," kata Aldi Fachrisaldi Putra, Ketua BEM ULM kala itu.
Asal tahu saja, ULM mendapat suntikan pembangunan 12 gedung baru lewat program 7 in 1 sebesar Rp384,7 miliar. Dana ini berasal dari IDB. Alih-alih bangunan kuat, sebagian infrastruktur gedung justru keburu bobrok selepas diresmikan Menteri Nasir.
